BANDA ACEH, Infoaceh.net – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banda Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama atau Iftar Jama’i bersama jajaran pengurus pada Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Dayah Sirathal Mustaqim, Gampong Surin, Banda Aceh, dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Ketua Tanfidziyah PCNU Banda Aceh, Tgk. Auliansyah Nurdin, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi pasca Konferensi Cabang NU Banda Aceh yang digelar akhir tahun lalu.
Ia menyebutkan, Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk membangun kembali semangat kebersamaan di kalangan pengurus NU Banda Aceh, sembari menata langkah organisasi ke depan.
“Melalui momentum Ramadhan ini, kita ingin memperkuat kebersamaan dan konsolidasi kepengurusan NU Kota Banda Aceh sambil menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) dari PBNU,” kata Auliansyah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rais Syuriah PCNU Banda Aceh, Tgk. Sulaiman Qari, serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, mantan Rais Syuriah PCNU Banda Aceh, Tgk. Muhibban HM Hajjat atau Waled Muhibban, menyampaikan tausyiah kepada para pengurus dan jamaah yang hadir.
Pimpinan Dayah Bustanul Huda Al-Aziziyah Bitai itu mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dalam jamaah serta memperkuat persatuan umat.
Menurutnya, dalam sebuah hadis disebutkan bahwa umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan, dan hanya satu golongan yang akan memperoleh keselamatan, yakni mereka yang tetap berada dalam jamaah.
“Karena itu kita patut bersyukur berada dalam barisan Nahdlatul Ulama, yang selama ini menjadi bagian besar dari jamaah umat Islam di Indonesia,” ujarnya.
Selain pengurus NU, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah akademisi dari perguruan tinggi swasta di Banda Aceh serta tenaga fungsional dari Kementerian Agama Kota Banda Aceh.
Buka puasa bersama ini menjadi ajang mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antar pengurus dalam menjalankan peran keumatan dan sosial di tengah masyarakat Banda Aceh.

















