Banda Aceh, Infoaceh.net — PT Pembangunan Aceh (PEMA) kembali menunjukkan kinerja positif melalui langkah strategis di sektor investasi dan pengembangan infrastruktur digital di Aceh.
Setelah sebelumnya sukses menembus pasar internasional lewat ekspor kopi Aceh ke Amerika Serikat, kini perusahaan daerah tersebut memperluas portofolio bisnis dengan terlibat dalam pembangunan jaringan telekomunikasi bersama PT Telkom Akses.
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, perusahaan terus mendorong penguatan investasi yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Keterlibatan PT PEMA dalam pembangunan jaringan telekomunikasi dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat transformasi digital dan meningkatkan konektivitas di Aceh.
Dalam kerja sama tersebut, PT PEMA dipercaya sebagai mitra strategis untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital yang lebih modern dan merata.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkuat posisi PT PEMA sebagai perusahaan daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, mengatakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi memiliki peran penting dalam membuka akses informasi serta mempercepat pertumbuhan sektor produktif di berbagai wilayah.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus memastikan investasi itu bisa tumbuh dan berdampak langsung bagi masyarakat dan daerah. Kita tahu infrastruktur telekomunikasi menjadi kunci dalam membuka akses dan mempercepat pertumbuhan di sektor-sektor produktif,” ujar Mawardi Nur, Jum’at (8/5).
Menurutnya, keterlibatan PT PEMA dalam proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemerataan pembangunan digital hingga ke daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan akses jaringan dan konektivitas.
Selain itu, kerja sama dengan PT Telkom Akses juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi PT PEMA, terutama dalam hal transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengalaman dalam pengelolaan infrastruktur berbasis teknologi secara profesional.
Sementara Direktur Bisnis PT Telkom Akses, Djoko Sri Handono, menyampaikan investasi yang dilakukan merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat infrastruktur telekomunikasi yang berkelanjutan dan memiliki daya saing tinggi.
“Melalui investasi ini, kami mendorong sinergi dengan mitra daerah, termasuk pelibatan mitra lokal, agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.
Keterlibatan PT PEMA dalam proyek ini dinilai menjadi indikator positif atas arah kebijakan perusahaan dalam mengoptimalkan potensi bisnis strategis di Aceh.
Selain memperkuat sektor ekonomi daerah, langkah tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang investasi baru serta meningkatkan daya saing Aceh di era ekonomi digital.
Dengan capaian tersebut, PT PEMA terus mempertegas perannya sebagai perusahaan daerah yang tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi dan transformasi digital di Aceh.

















