Pendidikan

USK dan Pemkab Aceh Tengah Kerja Sama Pengembangan Kopi Gayo, Ketahanan Pangan dan SDM

Banda Aceh, Infoaceh.net – Universitas Syiah Kuala (USK) dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memperkuat sinergi dalam pengembangan komoditas unggulan daerah, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Rektor USK Prof Dr Mirza Tabrani dan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga di Balai Senat USK, Banda Aceh, Rabu (3/6/2026).

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis yang dapat mendukung percepatan pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Rektor USK Prof Mirza Tabrani menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, serta inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

“USK adalah milik masyarakat Aceh. Karena itu kampus harus memberikan manfaat nyata melalui pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas SDM, serta pemberdayaan berbagai potensi daerah yang dimiliki Aceh,” ujar Prof Mirza.

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan kopi Gayo sebagai komoditas unggulan Aceh Tengah yang telah dikenal hingga pasar internasional.

Menurut Prof Mirza, USK saat ini terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pertanian, guna memperkuat sektor perkebunan kopi melalui program pembibitan, sertifikasi, hingga penguatan tata kelola usaha tani.

Ia menjelaskan pengembangan kopi tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan kualitas, hilirisasi, dan jaringan pemasaran sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi para petani.

Baca Juga:  FK USK Teken Pakta Integritas, Wujudkan Pendidikan Dokter Bebas Perundungan

“Pengembangan kopi harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperkuat tata kelola dan akses pasar agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan oleh petani,” katanya.

Selain kopi, USK juga mendorong pengembangan sektor peternakan dan komoditas nilam yang dinilai memiliki prospek besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di wilayah Aceh Tengah dan daerah sekitarnya.

Prof Mirza mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai komunikasi dan penjajakan kerja sama untuk mendukung pengembangan ketiga sektor tersebut secara berkelanjutan.

“USK sedang mengembangkan berbagai jejaring kerja sama untuk mendukung pengembangan kopi, peternakan dan nilam. Kami ingin potensi daerah berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prof Mirza juga menyampaikan hasil pertemuannya dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait rencana pembangunan kembali pembibitan kopi Gayo yang terdampak bencana.

Program tersebut, kata dia, mendapat dukungan dari pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya pemulihan dan peningkatan produktivitas perkebunan kopi di kawasan dataran tinggi Gayo.

Tidak hanya fokus pada sektor pertanian, USK juga terus memperkuat kontribusi dalam pembangunan SDM melalui berbagai program pendidikan, beasiswa, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Melalui Rumah Amal USK dan sejumlah program bantuan pendidikan lainnya, kampus berupaya membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Aceh, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga:  Kuliah Perdana Doktor Hukum Unimal, Prof Muttaqin: Hukum Adat Aceh Bisa Jadi Laboratorium Disertasi Kelas Dunia 

Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyambut baik komitmen USK dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Kami ingin kampus hadir di daerah dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Selama ini banyak dosen dan mahasiswa USK yang telah membantu program-program pembangunan di Aceh Tengah, termasuk penanganan stunting dan pemberdayaan masyarakat,” kata Haili Yoga.

Ia menambahkan, kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berbasis kajian ilmiah.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berharap kolaborasi dengan USK dapat diperluas melalui berbagai program seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, riset terapan, pengembangan pertanian, pengelolaan lingkungan dan sampah, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah camat dan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Dari pihak USK, hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan dan Bisnis Dr Ramzi Adriman yang mendampingi Rektor dalam membahas berbagai peluang kerja sama strategis.

Melalui sinergi yang semakin erat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, USK dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah optimistis dapat memperkuat pengembangan komoditas unggulan, khususnya kopi Gayo, meningkatkan ketahanan pangan, mencetak SDM yang unggul, serta mendorong pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait