Pendidikan

Rektor USK Lantik 12 Dekan dan Direktur Pascasarjana

Banda Aceh, Infoaceh.net — Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA melantik 12 Dekan dan Direktur Sekolah Pascasarjana masa jabatan 2026 – 2031. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood Darussalam, Banda Aceh, Senin (13 Juli 2026).

Ke-12 Dekan dan Direktur Pascasarjana yang dilantik adalah:

1. Dr Amiruddin SPd MSi sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

2. Prof Dr Ir Iskandar ST MEng.Sc sebagai Dekan Fakultas Teknik (FT).

3. Dr drh Nuzul Asmilia MSi sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH).

4. Dr drg Zulfan Alibasyah Sp.Perio sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).

5. Dr dr Bakhtiar SpA MKes sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK).

6. Prof Dr Zahratul Idami SH sebagai Dekan Fakultas Hukum (FH)

7. Prof Dr Ir Sabaruddin MAgr.Sc sebagai Dekan Fakultas Pertanian (FP).

8. Dr A Sakir SE MM sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)

9. Haeqal Azief Haridhi SKel MSc PhD sebagai Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP).

Baca Juga:  UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

10. Prof Dr rer.nat Ilham Maulana SSi sebagai Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

11. Dr Hamdani M Syam MA sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

12. Prof Dr Teuku Tahlil SKp MS sebagai Dekan Fakultas Keperawatan (FKEP)

13. Prof Dr drh Muslim Akmal MP sebagai Direktur Sekolah Pascasarjana.

Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasinya selama ini. Selanjutnya, Rektor mengucapkan selamat sekaligus terima kasih atas kesediaan pejabat baru menerima amanah ini.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan administratif, melainkan sebuah kepercayaan besar untuk memimpin perubahan, mengembangkan potensi fakultas dan sekolah pascasarjana serta membawa USK semakin maju dan berdampak bagi masyarakat,” ucap Rektor.

Rektor kemudian berpesan, agar para pejabat baru ini bekerja dengan cepat namun tetap terukur.

Mengingat dunia pendidikan saat ini bergerak sangat dinamis. Perubahan terjadi begitu cepat, sehingga kita tidak boleh lambat dalam mengambil keputusan maupun menjalankan program.

Namun di saat yang sama, setiap kebijakan harus dirancang dengan matang, berbasis data, serta memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.

Baca Juga:  Rektor UIN Ar-Raniry Lantik Ketua Prodi FTK: Jangan Persulit Mahasiswa

“Kecepatan tanpa perencanaan akan melahirkan ketidakpastian. Sebaliknya, perencanaan yang terlalu lama akan membuat kita tertinggal. Karena itu, kita harus mampu menyeimbangkan keduanya: bergerak cepat dengan arah yang tepat,” ucapnya.

Rektor mengungkapkan, saat ini pimpinan universitas memberikan kepercayaan yang jauh lebih besar kepada fakultas dibandingkan sebelumnya. Salah satu wujudnya kebijakan sharing revenue, di mana 60 persen pendapatan dikembalikan kepada fakultas.

“Ini bukan sekadar pembagian anggaran, melainkan bentuk kepercayaan bahwa fakultas adalah motor utama penggerak kemajuan universitas,” ucapnya.

Menurut Rektor, kepercayaan tersebut tentu harus dijawab dengan tata kelola yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Dana yang dikelola harus mampu menjadi instrumen untuk memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan produktivitas riset, memperluas pengabdian kepada masyarakat, mengembangkan sumber daya manusia, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak nyata.

“Saya berharap setiap rupiah yang dikelola benar-benar memberikan nilai tambah bagi kemajuan fakultas. Optimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Bangun kolaborasi, ciptakan inovasi, dan manfaatkan setiap peluang untuk meningkatkan daya saing fakultas maupun sekolah pascasarjana,” pungkasnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait