Aceh

Perampok Bersenjata Laras Panjang Gasak Toko Emas Amin Setia di Tapaktuan

TAPAKTUAN, Infoaceh.net – Aksi perampokan bersenjata api yang menegangkan menggegerkan warga di pusat Kota Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, pada Sabtu pagi (18/7/2026) sekitar pukul 08.40 WIB.

Seorang pria misterius yang membawa senjata laras panjang nekat menggasak Toko Emas Amin Setia yang berlokasi di Jalan Merdeka Nomor 126, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kronologi Kejadian dan Suara Letusan

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian dan rekaman kamera CCTV, peristiwa tersebut berlangsung sangat cepat saat situasi di sekitar area pasar mulai ramai oleh aktivitas warga. Pelaku yang beraksi seorang diri (pelaku tunggal) datang menggunakan sepeda motor jenis matik.

Ia mengenakan jaket berwarna hitam, helm putih, serta penutup wajah rapat untuk menyembunyikan identitasnya.

Sambil menenteng senjata api laras panjang, pelaku langsung masuk ke dalam toko perhiasan tersebut.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku melepaskan tembakan ke arah etalase kaca tempat penyimpanan perhiasan hingga hancur berantakan.

Keuchik (Kepala Desa) Gampong Pasar, Hendradi Putra, membenarkan adanya suara tembakan tersebut.

Baca Juga:  Jembatan Permanen Kutablang Bireuen Resmi Dibuka, Akhiri Macet Panjang Banda Aceh–Medan 

“Sebelum warga menyadari adanya perampokan, sempat terdengar bunyi letusan senjata yang sangat keras dari dalam toko,” ujar Hendradi kepada media. Sesaat setelah letusan, suasana mendadak mencekam dan diwarnai teriakan histeris warga, “Ada maling! Rampok!”.

Warga Diancam Senjata Laras Panjang

Mendengar teriakan dan keributan tersebut, sejumlah warga dan pedagang di sekitar lokasi sempat berinisiatif mendekat untuk mengepung dan menggagalkan aksi pelaku. Namun, upaya tersebut langsung urung dilakukan demi keselamatan.

“Pelaku langsung mengacungkan senjata laras panjangnya ke arah warga yang hendak mendekat,” kata Rahmat, salah seorang saksi mata di lokasi. Karena keselamatan terancam, warga terpaksa mundur dan menyelamatkan diri masing-masing.

Setelah berhasil meraup sejumlah perhiasan emas dari etalase yang pecah dan memasukkannya ke dalam tas, pelaku langsung bergegas keluar toko. Ia melarikan diri menggunakan sepeda motor matiknya melintasi gang sempit di dekat toko perhiasan menuju ke arah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tapaktuan.

Baca Juga:  Pemekaran Provinsi Barsela Peluang Pemerataan dan Percepatan Pembangunan

Polisi Pasang Garis Pembatas dan Buru Pelaku

Mendapat laporan mengenai insiden bersenjata ini, aparat dari Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Petugas langsung memasang garis polisi (police line) di sekeliling Toko Emas Amin Setia guna mengamankan area dari kerumunan warga yang penasaran.

Tim Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Selatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus mengumpulkan barang bukti di lapangan, memeriksa para saksi mata, serta mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rute pelarian pelaku.

Mengenai total berat emas yang dibawa kabur dan jumlah kerugian materiil yang dialami oleh pemilik toko, pihak kepolisian bersama pemilik toko menyatakan bahwa proses pendataan dan perhitungan masih terus dilakukan secara detail.

Pihak kepolisian juga telah menyebar personel untuk melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku bersenjata tersebut.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait