Banda Aceh, Infoaceh.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, Bank Aceh Syariah kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui aksi kemanusiaan donor darah yang digelar secara serentak di seluruh jaringan kantor Bank Aceh di Aceh dan Sumatera Utara.
Mengusung tema “Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah”, kegiatan donor darah menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-53 Bank Aceh sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial jajaran manajemen, pegawai, mitra, dan masyarakat terhadap sesama.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Bank Aceh dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di masing-masing kabupaten/kota.
Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses donor, mulai dari pemeriksaan kesehatan pendonor hingga pengumpulan dan penanganan darah, berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.
Dari kegiatan yang dilaksanakan di 26 kantor cabang, Bank Aceh berhasil menghimpun sebanyak 1.648 kantong darah. Jumlah tersebut menjadi bagian dari kontribusi Bank Aceh dalam mendukung ketersediaan stok darah yang dibutuhkan masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan transfusi.
Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan Bank Aceh, PMI di berbagai daerah, serta masyarakat dan mitra yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, namun memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Setiap kantong darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Fadhil Ilyas, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, keterlibatan PMI di masing-masing daerah menjadi bagian penting dalam memastikan darah yang dihimpun dapat dikelola sesuai prosedur serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia mengatakan, semangat berbagi tersebut sejalan dengan tema HUT ke-53 Bank Aceh, yakni “Kuatkan Amanah, Tumbuhkan Berkah”.
“Tema tersebut tidak hanya menjadi slogan perayaan ulang tahun, tetapi menjadi semangat bagi seluruh insan Bank Aceh untuk terus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” katanya.
Fadhil Ilyas menegaskan, memasuki usia ke-53, Bank Aceh ingin terus berkembang tidak hanya dari sisi kinerja bisnis, tetapi juga semakin kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial.
“Di usia ke-53, kami ingin Bank Aceh terus tumbuh tidak hanya dari sisi kinerja bisnis, tetapi juga semakin kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial. Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata bahwa keberadaan Bank Aceh harus memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan donor darah secara serentak di berbagai jaringan kantor juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan Bank Aceh.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan tidak hanya terpusat di kantor pusat, tetapi bergerak bersama di seluruh wilayah operasional perusahaan.
Sinergi dengan PMI di masing-masing kabupaten/kota juga memperkuat hubungan antara Bank Aceh dengan lembaga kemanusiaan dalam mendukung kebutuhan darah di daerah.
Darah yang berhasil dihimpun selanjutnya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan transfusi melalui layanan kesehatan dan PMI.
Bank Aceh berharap aksi tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-53, tetapi juga dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bentuk kepedulian dan budaya berbagi.
Peringatan HUT ke-53 menjadi momentum bagi Bank Aceh untuk merefleksikan perjalanan perusahaan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan dan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Sebanyak 1.648 kantong darah yang berhasil dikumpulkan menjadi bukti bahwa kebersamaan, kolaborasi dan kepedulian dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui sinergi Bank Aceh bersama PMI di berbagai kabupaten/kota, setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat menjadi harapan dan membantu menyelamatkan kehidupan mereka yang membutuhkan.

















