Nasional

Turunkan Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya, Dua Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

JAKARTA, Infoaceh.net — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada dua prajurit Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda.

Penghargaan ini diberikan atas aksi heroik mereka memanjat tiang guna menurunkan bendera Bulan Bintang dan mengibarkan kembali bendera Merah Putih di halaman Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh pada Sabtu (15/8/2026).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Upacara penganugerahan KPLB kategori Operasi Militer Selain Perang (OMSP) ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (20/8/2026).

Berdasarkan keterangan resmi dari Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, dua prajurit jajaran Kodam Iskandar Muda yang menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi adalah:

1. Sertu Irfan Farhan (Sebelumnya berpangkat Sersan Dua/Serda), merupakan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 112/Dharma Jaya.

Baca Juga:  Pemulihan Aceh Kekurangan Anggaran, Wagub: Solusinya Perpanjang Dana Otsus dan Naik Jadi 2,5 Persen

2. Pratu Donni Pinto Harahap (Sebelumnya berpangkat Prajurit Dua/Prada), merupakan prajurit Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 17/Rencong Cakti.

Peristiwa bermula pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Damai Aceh ke-21. Ribuan massa berkumpul di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk melaksanakan kegiatan doa tolak bala dan zikir akbar yang awalnya berlangsung dengan khidmat.

Namun, situasi di lapangan berubah memanas ketika ada pihak yang diduga memprovokasi massa dengan mencopot sejumlah bendera Merah Putih di sekitar lokasi. Kelompok tersebut kemudian menurunkan bendera Merah Putih dari tiang utama di halaman masjid dan menggantinya dengan bendera Bulan Bintang.

Meskipun aparat gabungan TNI-Polri telah melakukan pendekatan persuasif, sekelompok orang menolak imbauan dan memicu kericuhan. Situasi menjadi anarkis dengan adanya pelemparan batu, perusakan kendaraan, serta pembakaran satu unit sepeda motor dinas TNI.

Baca Juga:  Sugiono Dilantik Jadi Menko PMK, Pratikno Terdepak dari Kabinet Prabowo

Aksi Heroik Penurunan Bendera

Di tengah situasi genting, Sertu Irfan Farhan dan Pratu Donni Pinto Harahap secara berani memanjat tiang utama. Setelah aparat mengendalikan massa, kedua prajurit tersebut sukses menurunkan bendera Bulan Bintang dan mengibarkan kembali Merah Putih, diikuti dengan pembubaran massa oleh tim gabungan.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menegaskan KPLB OMSP ini adalah wujud apresiasi atas prestasi luar biasa prajurit.

Aksi tersebut dinilai sebagai keberanian menegakkan kehormatan simbol negara dan nilai kebangsaan. Saat ini, situasi di Banda Aceh dipastikan sudah kembali aman dan kondusif.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait