Umum

Wapres Gibran Dianggap ‘Baper’, Aksi Kritik Dinasti Politik di Blitar Dibungkam Paksa

Infoaceh.net – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dianggap “baper” alias terbawa perasaan, atas aksi 3 kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang membentangkan spanduk mengkritik dinasti Politik saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Blitar, Jawa Timur.

Ketua Umum Pengurus Besar (Ketum PB) PMII, Mohammad Shofiyulloh Cokro memandang, aksi 3 kadernya merupakan aspirasi masyarakat yang wajar disampaikan di alam demokrasi.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda
Baca Juga:  Kapolda Aceh Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Stop Perundungan

Sehingga, dia tak habis pikir aksi 3 kadernya itu direspons dengan tindakan represif, bahkan hingga diduga ada upaya pemukulan oleh pasukan pengamanan presiden (Paspampres) yang mengawal Gibran.

“Apa karena merasa atau bagaimana? Padahal kan memang semuanya tahu, dan bahkan mungkin Mas Wapres pun juga ngerti, kalau politik dinasti itu berbahaya,” ujar sosok yang disapa Gus Shofi itu, saat dihubungi RMOL, Jumat, 20 Juni 2025.

Baca Juga:  Dari Sekretaris Menuju Ketua DKP, Zairin Bawa 100 Dukungan

Menurut Gus Shofi, UUD 1945 jelas-jelas mengamanatkan adanya kebebasan berekspresi di Indonesia, dan tidak boleh dilakukan tindakan represif

“Kebebasan berekspresi yang dilindungi demokrasi iya, dan tentu dilindungi konstitusi itu ya,” tegasnya.

“Terlebih lagi tidak hanya kebebasan, tapi itu memang tanggung jawab, tugas dari masyarakat untuk monitoring, untuk mendampingi,” demikian Gus Shofi.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait