Umum

Gawat! Dana Umat Rp700 Miliar di Bank Syariah Diduga Disalahgunakan

Infoaceh.net – Heboh dana umat Rp700 Miliar diduga disalahgunakan ke perusahaan data center.

Uang itu digunakan untuk pembiayaan sebuah perusahaan data center. Pembayaran cicilan pertama perusahaan tersebut, langsung macet. 

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Akibatnya, rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) bank syariah itu langsung membengkak. Adapun presiden direktur dari perusahaan data center itu berinisial SUH. 

SUH sendiri, bersama seorang petinggi perusahaan data center yang sama, kini menjadi CEO dari perusahaan baru data center MD atau M. Perusahaan itu berencana membangun 3.000 rak server di Jababeka. 

Baca Juga:  Kapolresta Banda Aceh Lantik Pejabat Utama, Kompol Moch Abdhi Hendriyatna Jadi Kasat Lantas

Diduga perusahaan data center yang memperoleh dana dari bank syariah, melakukan perubahan merek atau integrasi usaha dengan M. 

Pimpinan bank syariah yang dikonfirmasi wartawan kala itu menjelaskan, bahwa kenaikan NPF pada bank akibat dari total outstanding pembiayaan yang menurun.

“Karena adanya pelunasan angsuran nasabah serta adanya repositioning segmentasi pembiayaan, yang awalnya didominasi oleh segmen korporasi kini berubah menjadi segmen retail dan konsumer,” ujarnya.

Baca Juga:  Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi

Perihal pembiayaan terhadap perusahaan data center yang macet, hal itu saat ini tengah dalam proses penyelesaian melalui lelang jaminan.

Adapun pimpinan bank yang sama, saat dikonfirmasi kembali guna menanyakan perkembangan persoalan itu, pada Rabu, 10 September 2025, disebut tak bisa diwawancarai karena sedang ada pertemuan.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait