Umum

Truk CPO dan Trado Terjun ke Jurang di Gunung Paro, Satu Tewas dan Tiga Luka

Aceh Besar, Infoaceh.net — Kecelakaan maut melibatkan dua truk terjadi di kawasan Gunung Paro, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (8/10/2025) pagi sekitar pukul 05.00 Wib.

Satu orang dilaporkan meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan insiden tersebut terjadi saat dua kendaraan berat—truk tangki bermuatan minyak sawit mentah (CPO) dan truk trado pengangkut mesin traktor—terjun ke jurang di sisi jalan nasional Meulaboh–Banda Aceh.

“Tim SAR mengevakuasi empat korban dari dua kendaraan yang masuk jurang. Satu korban meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka,” kata Ibnu Harris di Banda Aceh, Rabu (8/10).

Baca Juga:  Plt Direktur RSUD Sabang Tak Kooperatif, Wartawan Sulit Konfirmasi Pembatalan Kontrak Alkes

Korban meninggal diketahui bernama Baihaqi (28), warga Desa Tiro, Kabupaten Pidie, pengemudi truk trado.

Sementara tiga korban luka adalah Masuardi (36), sopir truk tangki CPO asal Aceh Barat, serta dua penumpang truk trado, Abdullah Nurdin (50) dan Martunis (18), warga Kabupaten Pidie.

Evakuasi berlangsung dramatis karena lokasi kejadian berada di lereng curam kawasan Gunung Paro.

Tim Basarnas bersama personel Koramil dan Polsek Leupung, Unit Laka Lantas Polres Aceh Besar, serta relawan komunitas radio membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk menjangkau titik jatuhnya truk.

Kasat Lantas Polres Aceh Besar AKP Ferianto menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk tangki CPO bernomor polisi BL 8572 EA diduga mengalami rem blong saat menuruni tikungan tajam menuju Banda Aceh.

Baca Juga:  Wali Kota Illiza Kecam Bullying dan Pengeroyokan Siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh

“Truk tangki kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang kanan truk Mitsubishi Trado BL 8515 PF yang melaju di depannya. Keduanya kemudian terseret ke tepi jalan dan terperosok ke jurang,” ujarnya.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Meuraxa Banda Aceh untuk mendapat perawatan. Sementara bangkai kendaraan yang rusak berat masih berada di lokasi untuk proses penarikan.

“Kondisi cuaca saat operasi berlangsung cerah, sehingga proses evakuasi berjalan lancar,” tambah Ibnu Harris.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait