Nasional

Situasi Timur Tengah Membara, Kemenhaj Minta Jamaah Umrah Indonesia Tunda Keberangkatan

Jakarta, Infoaceh.net — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengeluarkan imbauan resmi kepada jamaah umrah Indonesia untuk menunda keberangkatan dalam waktu dekat menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin memanas pasca serangan AS-Israel ke Iran.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada warga negara Indonesia.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Kami mengimbau jamaah yang sudah memiliki jadwal keberangkatan dalam waktu dekat agar mempertimbangkan untuk menunda perjalanan hingga kondisi lebih kondusif,” ujar Dahnil dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, dinamika geopolitik yang terus berkembang menuntut pemerintah untuk bersikap waspada dan responsif. Keselamatan jamaah menjadi prioritas utama dibandingkan dengan aspek lainnya.

Baca Juga:  Sempat Tertahan di Aceh, 382 Jamaah Umrah Kini Lanjut Perjalanan ke Jawa Barat

Selain imbauan penundaan keberangkatan, pemerintah juga memastikan bahwa jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi dalam kondisi terpantau.

Kemenhaj bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terus melakukan komunikasi intensif dengan otoritas setempat, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Langkah koordinasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan penundaan kepulangan serta menjamin ketersediaan akomodasi yang aman dan layak bagi jamaah yang terdampak.

“Kami memastikan jamaah yang tertunda tidak terlantar. Penempatan di hotel dan fasilitas lain telah disiapkan melalui koordinasi dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Baca Juga:  Dua Hari Tertahan di Aceh Akibat Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Ketum SMSI Pusat Akhirnya Terbang ke Jakarta

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.

Dahnil menegaskan pentingnya merujuk pada pernyataan resmi pemerintah guna menghindari kepanikan.

Sementara itu, terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, pemerintah memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai rencana dan belum terdampak situasi yang berkembang saat ini.

“Kami terus memantau perkembangan secara real time dan akan mengambil langkah cepat jika diperlukan. Harapan kita tentu situasi segera membaik,” tutupnya.

Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk terus menyampaikan informasi terbaru sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah Indonesia tetap terjaga.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait