Jakarta, Infoaceh.net — PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar layanan tabungan haji di Indonesia. Menjelang musim haji 2026, perseroan mengoptimalkan berbagai layanan guna mendukung kenyamanan calon jamaah sejak persiapan hingga kepulangan dari Tanah Suci.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui optimalisasi layanan pelunasan biaya haji yang dapat diakses melalui jaringan e-channel, lebih dari 126 ribu BSI Agen, serta seluruh kantor cabang di Indonesia.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi BSI dalam memberikan kemudahan dan akses luas bagi calon jemaah haji.
Selain itu, BSI juga menghadirkan berbagai inovasi layanan seperti Kartu Debit Visa Umrah yang dapat digunakan selama beribadah di Arab Saudi, serta layanan call center BSI Call 14040 yang siap memberikan bantuan secara real-time kepada nasabah.
BSI menegaskan perannya sebagai one-stop solution dalam ekosistem haji dan umrah, dengan menghadirkan layanan terintegrasi yang memberikan nilai tambah bagi jamaah.
Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengusung layanan “Melayani Sepenuh Hati”.
Tahun ini, sekitar 83 persen calon jemaah haji Indonesia tercatat sebagai nasabah tabungan haji BSI. Capaian tersebut memperkuat posisi BSI sebagai market leader pada segmen jamaah haji reguler di Indonesia.
Dominasi tersebut mendorong BSI untuk terus memperluas inklusi keuangan syariah, khususnya dalam produk tabungan haji. Perseroan juga aktif mendukung pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji melalui sosialisasi pelunasan biaya perjalanan, kolaborasi manasik haji bersama pemangku kepentingan, serta penguatan jaringan layanan sebelum dan selama ibadah berlangsung.
Antusiasme masyarakat dalam mempersiapkan dana haji juga menunjukkan tren positif.
Hingga Februari 2026, tabungan haji BSI tumbuh 10,98 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp15,47 triliun, dengan jumlah rekening melampaui 7 juta.
Pertumbuhan tersebut turut mendorong kinerja dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp366 triliun atau naik 14,76 persen YoY, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, Jum’at (10/4/2026) mengatakan, persiapan ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga perencanaan finansial yang matang.
“Untuk itu, kami memperkuat infrastruktur digital sebagai bagian penting dalam akselerasi bisnis, khususnya dalam mendorong pertumbuhan tabungan haji,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya optimistis jumlah nasabah tabungan haji akan terus meningkat seiring kemudahan akses pembukaan rekening melalui platform digital BYOND by BSI.


















