Umum

FISIP USK Hadirkan Praktisi Berbagi Pengalaman di Kampus

Banda Aceh, Infoaceh.net – Suasana ruang kuliah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) pada Senin pagi (13/4) terasa lebih hidup dari biasanya.

Bukan sekadar tatap muka akademik yang berjalan sesuai jadwal, melainkan pertemuan yang menghubungkan dua dunia berbeda, dunia teori yang masih hangat dengan dunia praktik yang telah diuji oleh waktu.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Drs M. Isa Alima, pemerhati sosial kemasyarakatan dan mantan anggota legislatif, hadir sebagai narasumber praktisi untuk berbagi wawasan kepada mahasiswa semester II.

Kehadirannya bukan sekadar mengisi jam kuliah, tetapi menghadirkan potret nyata tentang bagaimana ilmu yang dipelajari di bangku perkuliahan bisa hidup dan berkembang di tengah dinamika kehidupan nyata.

“Sudah cukup lama saya tidak merasakan suasana seperti ini,” ucap Isa Alima dengan senyum hangat yang menyimpan banyak kenangan.

Lebih dari satu dekade telah berlalu sejak masa aktifnya sebagai anggota legislatif, namun setiap cerita yang dibagikan masih terasa segar, seperti lembaran buku yang tak pernah pudar warnanya, bahkan setelah dibaca berkali-kali.

Baca Juga:  Syariah Financial Fair 2026, Momentum Aceh Menarik Investor dan Memperkuat Ekonomi Rakyat

Materi yang disampaikan mengalir dengan alami, tak terkurung dalam kerangka teori belaka.

Ia menusuk ke dalam kisah-kisah nyata, pengalaman lapangan yang pernah menghadangnya, serta pelajaran berharga yang hanya bisa diperoleh setelah melalui ujian berbagai masa.

Mahasiswa tampak terlibat penuh, sebagian mencatat setiap poin penting dengan tekun, sebagian mengangguk perlahan saat pemahaman mulai meresap, dan tak sedikit yang tertawa riang saat cerita diselingi humor yang ringan namun bermakna.

Bagi para mahasiswa yang baru memasuki tahun kedua perkuliahan, pertemuan seperti ini adalah jendela yang terbuka lebar, memperlihatkan dunia luar yang kelak akan menjadi ladang bagi mereka untuk mengukir karir dan kontribusi.

Ada energi positif yang mengalir secara tak terlihat, dari seorang yang telah menapaki jalan panjang, kepada mereka yang baru saja menginjakkan kaki di awal perjalanan.

Wakil Dekan I Bidang Akademik FISIP USK Dr Effendi Hasan MA menyampaikan bahwa undangan praktisi seperti Isa Alima menjadi bagian krusial dalam membentuk perspektif holistik mahasiswa.

Baca Juga:  Pembebasan Lahan untuk Pengalihan Jalan T Syarief Thayeb RSUDZA Dinilai Tak Transparan

Kampus, demikian yang ditegaskan, bukan hanya tempat untuk menimba ilmu dari buku, tetapi juga ruang untuk memahami kehidupan dalam bentuk yang paling autentik dan relevan.

Di akhir sesi, suasana yang hangat terwujud dalam momen foto bersama. Wajah-wajah muda yang penuh semangat berdiri berdampingan dengan sang praktisi, sebuah potret sederhana yang menyimpan makna mendalam: bahwa pengetahuan tak hanya diteruskan melalui halaman buku atau slide presentasi, melainkan melalui pertemuan yang tulus, cerita yang jujur, dan kesediaan untuk berbagi apa yang telah dipetik dari perjalanan hidup.

Dan mungkin, di balik semua itu, ada rasa damai yang tersimpan dalam hati sang narasumber, bahwa berdiri kembali di depan mahasiswa, setelah sekian lama terjun di tengah masyarakat, bukan hanya tentang menyampaikan ilmu.

Melainkan juga tentang menemukan kembali jejak diri yang pernah tumbuh dan berkembang di ruang yang sama seperti mereka.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait