Pendidikan

Miliki 13 Mahasiswa Disabilitas, ULD UIN Ar-Raniry Perkuat Layanan Akademik

Banda Aceh, Infoaceh.net — Unit Layanan Disabilitas (ULD) UIN Ar-Raniry memperkuat layanan akademik bagi mahasiswa penyandang disabilitas melalui pelatihan bagi kepala subtim akademik fakultas, Rabu (13/5/2026).

Pelatihan berlangsung di ruang pertemuan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) kampus tersebut.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Sekretaris ULD UIN Ar-Raniry, T Mulkan Safri MIP mengatakan saat ini terdapat 13 mahasiswa penyandang disabilitas yang sedang menempuh pendidikan di tujuh fakultas.

Mereka terdiri atas mahasiswa dengan disabilitas rungu, netra, dan daksa.

“Keberadaan mahasiswa disabilitas di berbagai fakultas menuntut kesiapan sistem pelayanan akademik yang lebih adaptif dan inklusif,” kata Mulkan.

Baca Juga:  Prof T Zulfikar Jadi Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry

Kepala Pusat Studi Gender dan Anak UIN Ar-Raniry, Dr Nashriyah, mengatakan pelatihan itu menjadi bagian dari upaya kampus menjawab kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas.

“Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen kampus dalam menciptakan pelayanan akademik yang lebih inklusif bagi mahasiswa penyandang disabilitas,” ujarnya.

Kepala LP2M UIN Ar-Raniry, Prof Dr Jasafat, mengatakan perhatian terhadap penyandang disabilitas merupakan bagian dari visi pengembangan kampus. Menurut dia, layanan yang inklusif tidak cukup berhenti pada kebijakan, tetapi harus diterapkan dalam praktik pelayanan sehari-hari.

Baca Juga:  BP3MI Latih Bahasa Inggris 40 Pemuda Aceh untuk Bekerja di Luar Negeri

Pelatihan itu menghadirkan Heni Ekawati, Kepala SLB Yapda Banda Aceh, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Heni menekankan pentingnya pemahaman tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar mahasiswa penyandang disabilitas memperoleh layanan belajar sesuai kebutuhan mereka.

Ketua ULD UIN Ar-Raniry, Harri Santoso, mengatakan ULD berfungsi sebagai penghubung antara mahasiswa penyandang disabilitas dengan civitas akademika.

“ULD hadir untuk memastikan mahasiswa penyandang disabilitas memperoleh kesempatan belajar yang setara dan dapat berkembang secara maksimal,” kata Harri.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait