Syariah

Sudah Tiga Jamaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci

● Siti Salmijah dari Pidie Jaya Meninggal di RS Mina Al Wadi

MEKKAH, Infoaceh.net – Jumlah jamaah haji asal Aceh yang wafat di Tanah Suci hingga Kamis (28/5/2026) bertambah menjadi tiga orang. Jamaah terbaru yang meninggal dunia adalah Siti Salmijah, jamaah haji asal Kabupaten Pidie Jaya yang tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Banda Aceh.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kabar duka tersebut disampaikan oleh Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, H. Darwin, Kamis (28/5/2026).

“Benar, telah meninggal dunia jamaah haji Kloter 13 atas nama Siti Salmijah asal Kabupaten Pidie Jaya pada hari ini, Kamis, 28 Mei 2026 pukul 11.10 Waktu Arab Saudi (WAS),” ujar Darwin dalam keterangannya.

Berdasarkan data PPIH Aceh, almarhumah Siti Salmijah tercatat sebagai jamaah Kloter 13, menempati seat 184, dan berasal dari Gampong Meunasah Kaye Raya, Kabupaten Pidie Jaya.

Jamaah berusia 83 tahun itu dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Mina Al Wadi setelah mengalami serangan jantung. Sementara proses pemulasaraan dan pemakaman dilakukan di Syaraya, salah satu kawasan pemakaman jamaah di Tanah Suci.

Baca Juga:  Safrizal ZA Sorot Rendahnya Serapan Anggaran TKD untuk Bencana di Aceh

Kepergian Siti Salmijah menambah daftar jamaah haji asal Aceh yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Sebelumnya, dua jamaah Aceh lainnya juga telah wafat di Arab Saudi.

Jamaah pertama yakni Maimunah Yusuf Ali, jamaah Kloter 13 asal Kabupaten Aceh Tamiang, yang meninggal pada 26 Mei 2026 di Arafah.

Maimunah tercatat menempati seat 338 dengan nomor porsi 100084685, beralamat di Dusun Butsi, Masjid Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Jamaah perempuan berusia 72 tahun tersebut meninggal akibat Acute Decompensated Congestive Heart Failure atau gagal jantung kongestif akut yang memburuk. Almarhumah kemudian dimakamkan di Syaraiah.

Kemudian jamaah kedua yang meninggal adalah Nurwaida Muhammad Yusuf, jamaah Kloter 8 asal Kabupaten Bireuen. Nurwaida wafat pada 26 Mei 2026 di Arafah.

Jamaah perempuan berusia 76 tahun itu tercatat berasal dari Dusun Mesjid Tuha Jurong Binjee, Samalanga, Kabupaten Bireuen, dengan nomor porsi 100086343 dan menempati seat 185. Berdasarkan laporan medis, Nurwaida meninggal akibat cardiogenic shock atau syok kardiogenik. Ia dimakamkan di Saraya Suhada Al Haram.

Baca Juga:  Tak Perlu Jauh-jauh Cari Kebahagiaan, Lima Perkara Ini Kuncinya

PPIH Embarkasi Banda Aceh menyampaikan duka mendalam atas wafatnya tiga jamaah tersebut dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Pihak PPIH juga terus mengimbau seluruh jamaah haji Aceh agar menjaga kondisi kesehatan, mengingat rangkaian ibadah haji di Tanah Suci membutuhkan stamina yang prima, terlebih cuaca di Arab Saudi yang cukup ekstrem.

Petugas kesehatan dan pendamping kloter disebut terus melakukan pemantauan terhadap jamaah, khususnya yang lanjut usia (lansia) dan memiliki riwayat penyakit bawaan, agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman dan lancar.

Dengan bertambahnya satu jamaah yang wafat pada hari ini, maka total jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga 28 Mei 2026 tercatat sebanyak tiga orang.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait