Mekkah, Infoaceh.net – Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Hingga Sabtu (30/5/2026), tercatat sebanyak empat jamaah haji asal Aceh dilaporkan wafat saat sedang menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Jamaah haji Aceh terbaru yang meninggal dunia adalah Aminah Ahmad (76), asal Kabupaten Pidie Jaya yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13 Embarkasi Banda Aceh (BTJ-13).
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh, almarhumah mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 11.30 Waktu Arab Saudi (WAS) di Sheefa Hospital, Mekkah.
Informasi wafatnya Aminah Ahmad disampaikan oleh Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, H. Darwin, Sabtu (30/5/2026).
“Benar, hingga hari ini terdapat empat jamaah haji Aceh yang wafat di Tanah Suci. Terbaru atas nama Aminah Ahmad, jamaah asal Kabupaten Pidie Jaya yang tergabung dalam Kloter 13,” kata H. Darwin.
Menurut data PPIH, Aminah Ahmad memiliki nomor porsi 100142797 dengan nomor paspor E9499872. Almarhumah dilaporkan meninggal dunia akibat sesak napas disertai gejala serangan jantung.
Jenazah Aminah Ahmad dimakamkan di Pemakaman Syaraya, Mekkah, sesuai ketentuan pemakaman jamaah haji yang wafat di Arab Saudi.
Selain Aminah Ahmad, sebelumnya tiga jamaah haji Aceh lainnya juga telah lebih dahulu meninggal dunia di Tanah Suci.
Jamaah pertama yang wafat yakni Nurwaida Muhammad Yusuf (76), asal Dusun Mesjid Tuha Jurong Binjee, Samalanga, Kabupaten Bireuen, tergabung dalam Kloter 8. Ia meninggal pada 26 Mei 2026 di KKHI Arafah akibat cardiogenic shock dan dimakamkan di Saraya Suhada Al Haram.
Kemudian jamaah kedua adalah Maimunah Yusuf Ali (72), warga Dusun Butsi, Mesjid Sungai Iyu, Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Jamaah dari Kloter 13 ini meninggal dunia pada 26 Mei 2026 di kawasan Arafah, akibat acute decompensated congestive heart failure. Jenazahnya dimakamkan di Syariah.
Selanjutnya Siti Salmijah (83), asal Gampong MNS Kayee Raya, Meunasah Kayee Raya, Kabupaten Pidie Jaya. Jamaah dari Kloter 13 tersebut meninggal pada 28 Mei 2026 di RS Mina Al Wadi, Arab Saudi, akibat congestive heart failure atau gagal jantung kongestif. Almarhumah dimakamkan di Syariah.
PPIH Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para tamu Allah tersebut. Seluruh jamaah yang meninggal dunia dipastikan mendapatkan pelayanan pemulasaraan sesuai prosedur pemerintah Arab Saudi dan hak-hak jamaah haji tetap dipenuhi.
PPIH juga mengimbau seluruh jamaah haji Aceh untuk menjaga kondisi kesehatan, mengingat cuaca ekstrem di Arab Saudi serta padatnya aktivitas ibadah yang membutuhkan stamina prima, terutama bagi jamaah lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit bawaan.
“Semoga seluruh almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” pungkas Darwin.


















