Aceh

Jamaah Haji Pidie Wafat di Mekkah, Total 6 Jamaah Aceh Meninggal di Tanah Suci

Mekkah, Infoaceh.net — Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali menyelimuti jamaah haji Aceh di Tanah Suci. Seorang jamaah haji asal Kabupaten Pidie, Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh (74), wafat di Mekkah pada Ahad (31/5/2026) pukul 16.45 Waktu Arab Saudi (WAS).

Almarhum merupakan jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 10 BTJ Embarkasi Aceh dengan nomor porsi 100081998 dan berasal dari Gampong Cot Sukon, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Informasi tersebut disampaikan oleh Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, H Darwin, Senin (1/6/2026).

Menurut data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Ibrahim mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di King Abdul Aziz Hospital, Mekkah.

Berdasarkan laporan medis, almarhum meninggal dunia akibat cardiogenic pneumonia, yakni gangguan serius pada sistem jantung dan paru-paru yang menyebabkan kondisi kesehatannya memburuk.

“Benar, satu jamaah haji Aceh kembali wafat di Tanah Suci atas nama Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh dari Kabupaten Pidie yang tergabung dalam Kloter 10 BTJ. Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Darwin.

Baca Juga:  Jembatan Permanen Kutablang Bireuen Resmi Dibuka, Akhiri Macet Panjang Banda Aceh–Medan 

Dengan wafatnya Ibrahim, jumlah jamaah haji Aceh yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi bertambah menjadi enam orang.

Sebelumnya, lima jamaah Aceh lainnya yang wafat di Tanah Suci yakni:

1. Nurwaida Muhammad Yusuf (76), asal Kabupaten Bireuen, Kloter BTJ-08, wafat di Arafah pada 26 Mei 2026 akibat cardiogenic shock.

2. Maimunah Yusuf Ali (72), asal Kabupaten Aceh Tamiang, Kloter BTJ-13, wafat di Arafah pada 26 Mei 2026 akibat acute decompensated congestive heart failure.

3. Siti Salmijah (83), asal Kabupaten Pidie Jaya, Kloter BTJ-13, wafat di RS Mina Al Wadi pada 28 Mei 2026 akibat congestive heart failure.

4. Aminah Ahmad (76), asal Kabupaten Pidie Jaya, Kloter BTJ-13, wafat di Sheefa Hospital Mekkah pada 30 Mei 2026 akibat acute decompensated congestive heart failure.

5. Sulasry Abdul Gani (74), asal Kabupaten Bireuen, Kloter BTJ-05, wafat pada 31 Mei 2026 akibat cardiogenic shock.

Data tersebut menunjukkan mayoritas jamaah yang wafat merupakan lanjut usia dan memiliki riwayat gangguan kesehatan yang berkaitan dengan jantung.

Baca Juga:  Kafilah MTQ Aceh Pulang, Pemerintah Aceh Belum Putuskan Bonus

Kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi dengan suhu yang mencapai di atas 40 derajat Celsius juga menjadi tantangan berat bagi jamaah, terutama kelompok lansia dan berisiko tinggi.

PPIH Embarkasi Aceh terus mengimbau seluruh jamaah agar menjaga kondisi kesehatan, memperbanyak konsumsi air putih, menghindari aktivitas berlebihan di bawah terik matahari, serta mematuhi anjuran petugas kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Sementara itu, proses pemulasaraan dan pemakaman almarhum Ibrahim bin Abdul Kadir Nuh akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.

Jamaah yang wafat di Tanah Suci umumnya dimakamkan di Mekkah setelah seluruh prosedur administrasi dan medis selesai dilakukan.

PPIH Embarkasi Banda Aceh juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum di Kabupaten Pidie dan berharap seluruh jamaah haji Aceh yang masih menjalankan ibadah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menyempurnakan rukun Islam kelima hingga kembali ke Tanah Air dengan selamat.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait