TANGERANG, Infoaceh.net – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menutup sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang pada Ahad, 6 September 2026.
Penutupan yang awalnya dijadwalkan hingga pukul 05.30 WIB diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kebijakan ini dikeluarkan melalui Notice to Airmen (NOTAM) Nomor A3344/26. Perpanjangan dilakukan setelah paper test oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05 hingga 06.35 WIB mendapati partikel abu vulkanik di area landasan pacu dan ruang udara.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan langkah ini diambil demi keselamatan penerbangan.
33 Penerbangan Dibatalkan, 22 Ribu Penumpang Tertlantar
Sebaran abu vulkanik berdampak pada 33 penerbangan dan sedikitnya 22.798 penumpang. Rinciannya meliputi:
Rute Internasional: 16 dibatalkan, 7 tertunda, dan 5 dijadwalkan ulang mencakup rute Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul, Doha, Amsterdam, serta Kuala Lumpur.
Rute Domestik: 4 dibatalkan dan 1 dialihkan ke Lampung, Denpasar, serta Surabaya.
Sebanyak 170 pesawat yang menjalani Remain Over Night (RON) di apron dipastikan aman dalam pengawasan teknis.
Aktivitas vulkanik meningkat sejak Sabtu (5/9). Abu dilaporkan mencapai pesisir Banten, Jakarta, Bogor, dan Depok.
Ditjen Perhubungan Udara, BMKG, dan AirNav terus berkoordinasi mengantisipasi dampak lanjutan. Calon penumpang diimbau memantau status penerbangan melalui maskapai masing-masing.


















