Umum

Mobil Klinik FDP Mulai Antar-Jemput Pasien RSUDZA, Prioritaskan Warga Terkendala Transportasi

Banda Aceh, Infoaceh.net – Warga Banda Aceh dan Aceh Besar yang terkendala kendaraan saat hendak berobat ke rumah sakit kini mendapat alternatif bantuan transportasi.

Forum Dakwah Perbatasan (FDP) mulai mengoperasikan Mobil Klinik untuk melayani antar-jemput pasien menuju dan dari RSUDZA Banda Aceh.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Layanan tersebut mulai berjalan, Selasa (8/9/2026). Pada pelayanan perdana, dua pasien yang selesai menjalani pemeriksaan di poliklinik RSUDZA diantar pulang ke kediaman masing-masing di Ateuk Pahlawan dan Lampeunerut.

Ketua FDP, dr. Nurkhalis, mengatakan layanan itu berangkat dari keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh kendaraan ketika harus menjalani pemeriksaan maupun pengobatan rutin.

Baca Juga:  Pembebasan Lahan untuk Pengalihan Jalan T Syarief Thayeb RSUDZA Dinilai Tak Transparan

“Program ini dibuka khusus membantu melayani masyarakat yang membutuhkan antar-jemput ke RS, baik dari rumah singgah maupun dari rumah masing-masing. Mobil Klinik milik FDP akan dimaksimalkan peruntukannya bagi pelayanan masyarakat yang membutuhkan,” kata Nurkhalis.

Menurutnya, persoalan transportasi dapat menjadi beban tersendiri bagi pasien, terutama mereka yang harus berulang kali datang ke rumah sakit.

Pada tahap awal, layanan difokuskan untuk wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. Program tersebut dijalankan FDP dengan dukungan pendanaan dari Masjid Raudhatul Jannah RSUDZA.

Mobil Klinik nantinya juga melayani pasien dari sejumlah rumah singgah, antara lain Lambhuk, PMI Lampineung, BFLF Gampong Laksana dan Taman Siswa.

Baca Juga:  Ustaz Nurkhalis Muchtar: Luruskan Niat, Agar Setiap Amal Bernilai Pahala 

Pasien yang menjalani pengobatan rutin seperti cuci darah, thalasemia dan rawat jalan turut menjadi sasaran layanan.

Mobil Klinik FDP dijadwalkan beroperasi Senin hingga Jumat mulai pukul 07.00 WIB sampai sore dengan menyesuaikan kebutuhan pasien. Pada Sabtu, pelayanan dilakukan berdasarkan permintaan.

Namun, layanan ini sementara hanya dapat digunakan pasien yang masih mampu duduk. Kendaraan tersebut belum dilengkapi tandu dan fasilitas untuk membawa pasien dalam posisi berbaring.

FDP berharap keberadaan Mobil Klinik dapat membantu warga sehingga keterbatasan transportasi tidak menjadi penghalang untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait