Umum

Empat Personel Polresta Banda Aceh Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Kapolri

BANDA ACEH, Infoaceh.net — Empat personel Polresta Banda Aceh mendapat penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Kapolri atas dedikasi dan keberanian mereka dalam menjalankan tugas saat menangani kericuhan pada peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, 15 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan Polri terhadap personel yang dinilai telah menunjukkan pengabdian, keberanian, serta tanggung jawab dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1240/VIII/2026 tanggal 20 Agustus 2026.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Keempat personel Polresta Banda Aceh yang menerima penghargaan itu adalah:

1. Kompol Saiful Hadi selaku Kasat Samapta, naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi AKBP.

2. Ipda Junaidi selaku Kanit II Satresnarkoba, naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Iptu

3. Aipda Azhari anggota Polsek Lueng Bata, naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Aiptu.

4. Bripda Azkar anggota Sat Samapta Polresta Banda Aceh, naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Briptu.

Selain itu, Iptu Edi Zulkarnen selaku Panit 5 Subdit Kamsus Dit Intelkam Polda Aceh, naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi AKP.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, mengatakan penghargaan dari Kapolri tersebut merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan keberanian anggota dalam melaksanakan tugas, khususnya ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan secara cepat, tepat dan terukur.

Baca Juga:  Kombes Zulhir Destrian Dipromosikan Jadi Wadirtipidter Bareskrim Polri

“Apa yang dilakukan para personel ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Teguh seusai mengikuti upacara KPLB di Mapolda Aceh, Rabu (14/10/2026).

Menurut Kapolresta, penghargaan itu berkaitan dengan pelaksanaan tugas kepolisian dalam menangani peristiwa pengibaran Bendera Bulan Bintang pada kegiatan Zikir, Doa Tolak Bala serta Aksi Bela Nanggroe dan Syariat yang berlangsung di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Dalam peristiwa tersebut, situasi sempat memanas sehingga membutuhkan langkah penanganan dan pendekatan persuasif dari jajaran kepolisian guna mencegah terjadinya gangguan keamanan yang lebih luas.

Kombes Teguh menjelaskan, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan bersama Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo saat itu turut turun langsung ke lapangan untuk melakukan negosiasi dengan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan guna meredam ketegangan sekaligus memastikan proses penurunan Bendera Bulan Bintang dapat berlangsung dengan aman.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, jajaran kepolisian juga melaksanakan patroli skala besar sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kondusivitas keamanan di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya.

Atas peran dan kontribusi dalam penanganan peristiwa tersebut, Kapolri turut menganugerahkan penghargaan Pin Emas kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, serta Kompol I Ketut Supriyatna yang menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 4 Ditintelkam Polda Aceh.

Baca Juga:  Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi

Sementara itu, empat personel Polresta Banda Aceh memperoleh penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa atas pengabdian mereka selama menjalankan tugas di lapangan.

Kapolresta Banda Aceh menegaskan, penghargaan yang diberikan pimpinan tertinggi Polri tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi personel penerima, tetapi juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polresta Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap keberanian dan dedikasi yang telah ditunjukkan para personel dapat menjadi contoh bagi anggota lainnya, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika tugas kepolisian yang membutuhkan profesionalisme, kesabaran, serta pendekatan humanis.

Menurutnya, setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keamanan, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengesampingkan prinsip profesionalitas dalam bertugas.

“Pengabdian dan keberanian personel Polresta Banda Aceh di lapangan harus terus menjadi teladan. Tentunya Kapolri akan terus memberikan apresiasi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan pengorbanan dalam menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Kombes Pol Teguh.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Beri Komentar

Artikel Terkait