Syariah

13 Santri Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah Sabang Ikuti Lomba Hari Santri 2026

SABANG, Infoaceh.net – Sebanyak 13 santri Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah Sabang mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sabang dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 14 – 16 Oktober 2026 dipusatkan di Aula Kantor Kemenag Kota Sabang. Perlombaan ini menjadi salah satu wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, serta memperluas pengalaman di luar kegiatan pembelajaran rutin di dayah.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Keikutsertaan 13 santri tersebut sekaligus menjadi bentuk partisipasi Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah dalam memeriahkan Hari Santri Nasional, yang setiap tahun menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam kehidupan keagamaan, pendidikan, dan pembangunan masyarakat.

Pimpinan Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah Sabang Dr Muslem Hamdani MA mengatakan peringatan Hari Santri Nasional hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan memperkuat komitmen santri dalam menuntut ilmu.

Menurutnya, santri memiliki tanggung jawab untuk memperdalam ilmu agama, menjaga akhlak, serta mempersiapkan diri agar mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca Juga:  Harta dan Anak, Perhiasan Dunia yang Bisa Berubah Menjadi Fitnah

“Peringatan Hari Santri bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk meneguhkan semangat santri dalam menuntut ilmu, menjaga nilai-nilai keislaman, dan mengembangkan potensi diri. Kami berharap para santri dapat mengikuti perlombaan ini dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan santri dalam berbagai perlombaan merupakan bagian dari proses pendidikan yang penting untuk membangun karakter dan kepribadian. Pendidikan di dayah, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu agama, tetapi juga mencakup pembentukan kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, serta kemampuan berkompetisi secara sehat.

Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan memperoleh pengalaman berharga sekaligus kesempatan untuk mengukur kemampuan diri. Ajang perlombaan juga menjadi ruang pembelajaran agar santri berani tampil, menghargai kemampuan orang lain, dan menerima hasil kompetisi dengan sikap sportif.

Selain itu, momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas santri dan memperkuat kecintaan terhadap tradisi keilmuan Islam yang telah berkembang di lingkungan dayah.

Baca Juga:  Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Digelar di Banda Aceh 9–11 Oktober 

Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah Sabang, lanjutnya, terus mendukung berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas santri, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan maupun pengembangan keterampilan.

Upaya tersebut diarahkan untuk membentuk generasi santri yang memiliki kedalaman ilmu, akhlak mulia, kemandirian, serta kemampuan menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 juga menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga kehidupan beragama, memperkuat persatuan, serta berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.

Dengan mengikuti perlombaan yang diselenggarakan Kemenag Kota Sabang, 13 santri Dayah Raudhatul Muna Al-Aziziyah diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik, membawa nama baik dayah, dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar serta meraih prestasi.

Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan ini diharapkan memperkuat semangat para santri untuk terus mengembangkan diri, mengamalkan ilmu, dan mengabdi kepada umat, sejalan dengan cita-cita melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Beri Komentar

Artikel Terkait