Syariah

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Digelar di Banda Aceh 9–11 Oktober 

Banda Aceh, Infoaceh.net — Provinsi Aceh kembali menjadi tuan rumah kegiatan keulamaan berskala internasional. Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di Kota Banda Aceh pada 9–11 Oktober 2026, dengan mengangkat tema “Mengangkat Ajaran Sufi untuk Persatuan dan Perdamaian Ummat.”

Informasi pelaksanaan kegiatan tersebut disampaikan pihak panitia, Abi Sahal Tastari Waly, seorang tokoh agama dan ulama muda Aceh yang menjabat Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I), Rabu (23/9/2026).

Rangkaian kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, pada Jum’at hingga Ahad, 9–11 Oktober 2026.

Berdasarkan susunan acara yang tercantum dalam publikasi panitia, kegiatan terbuka untuk umum berlangsung setiap malam mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.

Agenda tersebut meliputi pembukaan muzakarah dan zikir raya, tablig akbar serta zikir rateb Siribee, hingga doa dan penutupan.

Sementara itu, Muzakarah Khusus Ulama Sufi dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Balai Meuseuraya Aceh (BMA), Banda Aceh, mulai pukul 08.00 hingga 17.15 WIB.

Forum khusus tersebut diperuntukkan bagi para ulama sufi dan menjadi bagian penting dari rangkaian pembahasan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II.

Tema yang diangkat tahun ini menempatkan ajaran tasawuf dalam konteks persatuan dan perdamaian umat.

Penyelenggara membawa gagasan agar nilai-nilai spiritual seperti keikhlasan, akhlak, persaudaraan dan kecintaan kepada sesama dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antarumat.

Baca Juga:  Dayah Tipe C di Aceh Kehilangan Santri, Abiya Kuta Krueng Minta HUDA Cari Penyebab

Tauhid tasawuf diarahkan antara lain untuk memperbaiki akhlak, memperkuat keimanan serta menghilangkan sifat-sifat tercela dalam diri.

Muzakarah dengan tema tauhid dan tasawuf bukan kegiatan baru di Aceh. Sebelumnya, Muzakarah Ulama Tauhid Sufi Internasional pernah digelar di Banda Aceh pada 2018.

Ketika itu, kegiatan diikuti ratusan ulama dari Aceh serta ulama dari dalam dan luar negeri. Pembukaan pada 13 Juli 2018 juga dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Aceh dan tokoh pendidikan Islam. Rangkaian kegiatan saat itu ditutup dengan zikir akbar yang terbuka bagi masyarakat di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga pernah digelar di sejumlah daerah, antara lain Meulaboh, Selangor Malaysia, Blangpidie, Cibinong, Gorontalo dan sejumlah daerah lainnya.

Ulama dari Berbagai Negara

Keterlibatan peserta atau ulama dari berbagai negara. Di antaranya Indonesia, Turki, Maroko, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Arab Saudi, Suriah, Mesir, Palestina dan Iran.

Kehadiran ulama dari berbagai negara tersebut diharapkan memperluas ruang dialog mengenai ajaran tasawuf sekaligus mempertemukan berbagai tradisi keilmuan Islam.

Namun, daftar lengkap peserta, pembicara, serta negara asal seluruh delegasi masih perlu dikonfirmasi berdasarkan daftar resmi panitia menjelang pelaksanaan kegiatan.

Dukungan terhadap rencana kegiatan Muzakarah juga telah disampaikan oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.

Keterlibatan pemerintah daerah menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda keagamaan yang menghadirkan ulama dari berbagai daerah dan negara.

Baca Juga:  TPQ Baitusshalihin Ulee Kareng Juara Umum FASI Kota Banda Aceh 2026

Aceh dan Tradisi Intelektual Tasawuf

Secara historis, tasawuf memiliki tempat penting dalam perkembangan Islam di Aceh. Kajian mengenai sejarah Islam Aceh menunjukkan bahwa tradisi keilmuan tasawuf berkembang kuat dalam masyarakat Aceh, termasuk pada masa Kesultanan Aceh Darussalam.

Karena itu, penyelenggaraan muzakarah internasional di Banda Aceh tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan berbagai pemikiran mengenai tauhid, tasawuf, akhlak dan kehidupan umat.

Berdasarkan materi publikasi panitia, rangkaian kegiatan dijadwalkan sebagai berikut:

Jumat, 9 Oktober 2026

Pembukaan Muzakarah Internasional dan Zikir Rateb Siribee.

Lokasi: Lapangan Blang Padang.

Waktu: pukul 20.00–23.00 WIB.

Sabtu, 10 Oktober 2026

Tabligh Akbar dan Zikir Rateb Siribee.

Lokasi: Lapangan Blang Padang.

Waktu: pukul 20.00–23.00 WIB.

Muzakarah Khusus Ulama Sufi dimulai di Balai Meuseuraya Aceh pada pukul 08.00 WIB.

Ahad, 11 Oktober 2026

Penutupan, doa untuk negeri dan bangsa serta zikir Rateb Siribee.

Lokasi: Lapangan Blang Padang.

Waktu: pukul 20.00–23.00 WIB.

Muzakarah Khusus Ulama Sufi berlangsung hingga sore hari di Balai Meuseuraya Aceh.

Dengan mengusung tema persatuan dan perdamaian, Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II 2026 diharapkan menjadi forum silaturahmi ulama sekaligus ruang pembahasan keislaman yang mempertemukan peserta dari Aceh, berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara.

Bagi masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya, rangkaian kegiatan malam di Lapangan Blang Padang dinyatakan terbuka untuk umum.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Beri Komentar

Artikel Terkait