Komunitas

Ziarah Makam Orang Tua di Kota Bakti, Pangdam IM Kenang Jasa Ayah-Ibu

Kota Bakti, Infoaceh.net – Pangdam Iskandar Muda (IM), Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, berziarah ke makam kedua orang tuanya di Kota Bakti, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (24/10/2026).

Ziarah tersebut menjadi momen penuh haru untuk mengenang jasa, kasih sayang, dan keteladanan orang tua yang telah membentuk perjalanan hidupnya.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Dalam suasana khidmat, Pangdam IM bersama rombongan memanjatkan doa dan menaburkan bunga di pusara kedua orang tuanya. Kegiatan itu merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan bakti seorang anak kepada ayah dan ibunya.

Bagi Mahesa Fitriadi, ziarah tersebut bukan sekadar kunjungan ke makam keluarga, melainkan juga momentum untuk mengenang nilai-nilai kehidupan yang diwariskan kedua orang tuanya, terutama ketulusan, kepedulian, dan pengabdian kepada sesama.

Ibunda Pangdam IM, almarhumah Atikah binti Tgk. Saleh, meninggal dunia pada 19 Februari 2016 di Kota Bakti. Sementara ayahandanya, almarhum Umay Senangsih bin Balok, tutup usia pada 26 Mei 2017 di Banda Aceh.

Keduanya dimakamkan berdampingan di Kota Bakti, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, tanah yang memiliki ikatan emosional dengan keluarga Pangdam IM.

Baca Juga:  Kodam IM Lepas Mayjen Joko Hadi Susilo dengan Tarian Kolaborasi Pemulia

Ayahanda Dikenang sebagai Mantri Peduli Masyarakat

Semasa hidupnya, almarhum Umay Senangsih dikenal masyarakat Kota Bakti sebagai seorang mantri yang memberikan pelayanan pengobatan kepada warga setempat.

Di tengah kehidupan masyarakat, ia dikenal sebagai sosok yang murah hati, peduli terhadap sesama, dan bersedia membantu warga yang membutuhkan pertolongan.

Pengabdiannya tidak terbatas pada pelayanan kesehatan. Almarhum juga turut membantu kegiatan sosial di lingkungan tempat tinggalnya, termasuk pelayanan khitan atau sunat bagi anak-anak laki-laki di kampung halamannya.

Kepedulian tersebut menjadi bagian dari keteladanan yang dikenang masyarakat. Bagi warga yang pernah merasakan bantuannya, pengabdian almarhum merupakan gambaran tentang arti kehadiran seseorang yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial seperti itulah yang menjadi warisan berharga bagi keluarga, sekaligus meninggalkan kesan bagi masyarakat Kota Bakti.

Ziarah ke makam kedua orang tua menjadi kesempatan bagi Pangdam IM untuk kembali mengenang perjalanan hidup dan pengorbanan orang tua yang telah membesarkannya.

Doa yang dipanjatkan di pusara keduanya juga menjadi ungkapan harapan agar Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, dan tempat terbaik di sisi-Nya kepada kedua almarhum.

Baca Juga:  Duet Putra Aceh Pimpin Kodam IM: Mahesa Fitriadi Jadi Pangdam, Ali Imran Jabat Kasdam

Di tengah tugas dan tanggung jawab sebagai pimpinan Kodam Iskandar Muda, momen tersebut memperlihatkan sisi personal seorang anak yang tetap menyimpan penghormatan mendalam kepada orang tuanya.

Hubungan antara anak dan orang tua tidak berhenti ketika keduanya telah tiada. Kenangan, nasihat, serta nilai-nilai yang diwariskan tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam perjalanan seseorang.

Ziarah tersebut sekaligus mengingatkan bahwa penghormatan kepada orang tua dapat diwujudkan dengan terus menjaga kebaikan, meneladani ketulusan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi keluarga dan masyarakat Kota Bakti, kenangan terhadap almarhum Umay Senangsih dan almarhumah Atikah binti Tgk. Saleh menjadi bagian dari kisah kehidupan yang tetap tersimpan di tanah kelahiran mereka.

Melalui ziarah itu, doa dan penghormatan kembali dipanjatkan bagi kedua orang tua yang telah mendahului, sementara nilai-nilai kebaikan yang mereka tinggalkan tetap menjadi warisan yang patut dijaga.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Beri Komentar

Artikel Terkait