Hukum

Dipergoki Pacaran, Gadis di Langsa Diperkosa, Pasangannya Diikat di Pohon Sawit

LANGSA — Seorang pemuda di Langsa, AR (28), ditangkap polisi karena diduga memperkosa perempuan berinisial D (19). AR diduga mengikat pacar korban di pohon sawit ketika melakukan aksinya.

Kejadian tersebut saat korban sedanf pacaran dengan pasangannya di kawasan kebun sawit Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baroe.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Aksi bejat pemuda pengangguran ini dilakukan pada Ahad (12/12) siang sekitar pukul 12.00 WIB seorang diri.

“Kejadian berawal dari pelaku memergoki korban sedang pacaran di areal perkebunan sawit. Saat itu korban dan pacarnya sempat kabur, namun dikejar pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Krisna Nanda Aufa kepada wartawan, Kamis (16/12/2021) seperti dilansir dari detikcom.

Baca Juga:  Polisi Tidak Temukan Kekerasan dalam Kematian Taruna Poltekpel Malahayati, Dokter Diagnosis DBD Berat

AR kemudian meminta pasangan itu memberhentikan motor dan menyuruh keduanya turun. Krisna mengatakan AR mengikat pacar korban berinisial BAG di pohon sawit sambil meminta uang Rp 500 ribu.

BAG mengaku hanya memiliki uang Rp 35 ribu yang diserahkan ke pelaku. AR kemudian membawa korban D ke area semak-semak dan memperkosanya.

“Pelaku sempat mengancam korban apabila melawan akan dibunuh,” jelas Krisna.

AR kemudian pergi meninggalkan lokasi. Dia kemudian ditangkap petugas satpam perkebunan sawit PT. Timbang Langsa.

Baca Juga:  Dua Pencuri Meteran Air PDAM di Banda Aceh Ditangkap Polisi, Pelaku Beraksi di 13 Lokasi

“Satpam curiga lihat ceweknya nangis. Setelah ditanya, akhirnya mengamankan pelaku. Jadi saat itu korban sama tersangka lewat dekat pos satpam,” ujar Krisna.

Dia mengatakan AR diserahkan ke polisi oleh satpam perkebunan. AR kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Langsa.

Polisi menjerat AR dengan Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

“Pelaku diduga memperkosa korban karena memanfaatkan situasi adanya kesempatan,” ujar Krisna. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait