Ekonomi

Gandeng Toyota Astra Finance Syariah, BSI Salurkan Pembiayaan Modal Kerja Rp 1,5 Triliun di Aceh

JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggandeng Toyota Astra Finance Syariah dengan memberikan pembiayaan modal kerja berdasarkan prinsip syariah senilai Rp 1,5 triliun di wilayah Aceh.

Direktur Wholesale Transaction Banking BSI Zaidan Novari mengatakan, kerja sama ini bisa membantu masyarakat baik di Aceh maupun wilayah lain, lebih mudah mendapatkan akses terhadap pembiayaan syariah, khususnya untuk memenuhi kebutuhan kepemilikan kendaraan.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Ini juga merupakan salah satu komitmen BSI untuk memperluas inklusi keuangan syariah di berbagai sektor,” ujar Zaidan Novari dalam keterangannya, Rabu (2/8).

Baca Juga:  Percepat Konektivitas Sumut–Aceh, Tol Binjai–Langsa Terus Dikebut

Ia menambahkan pembiayaan korporasi saat ini menjadi salah satu fokus perseroan untuk turut andil dalam pertumbuhan ekonomi regional dan nasional yang diimplementasikan dalam bentuk pembiayaan modal kerja, investasi, project financing serta pembiayaan tunai dan non tunai lain.

Itu juga tercermin dari pembiayaan segmen korporasi BSI yang tercatat hingga Mei 2023, tumbuh sebesar sebesar 19,0% secara tahunan (y-o-y) menjadi Rp 9,7 triliun.

Zaidan menambahkan, pembiayaan korporasi BSI pada tahun ini didominasi oleh beberapa sektor utama di antaranya telekomunikasi, jasa kesehatan, agrobased, dan transportasi.

Baca Juga:  TJSL Fest 2026 PLN Aceh Dorong Electrifying Lifestyle UMKM, Kompor Listrik Jadi Andalan di Zona Kuliner

“Ini sejalan dengan riset dan analisa pasar di mana optimalisasi dukungan pembiayaan syariah berada pada sektor tersebut,” tandasnya.

BSI juga terus melakukan pengembangan strategis di berbagai wilayah guna pemerataan layanan pembiayaan di daerah.

“Khusus di bumi Serambi Mekkah, BSI merupakan market leader jasa keuangan, BSI berkomitmen kuat untuk mendorong akselerasi pembiayaan produktif dan konsumer bagi masyarakat setempat dengan menggandeng berbagai pihak,” pungkas Zaidan. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait