Umum

Mahasiswa Papua Gelar Demo di Aceh, Tuntut Pemerintah Hentikan Operasi Militer

Banda Aceh, Infoaceh.net –– Puluhan mahasiswa asal Provinsi Papua yang tergabung dalam HIMAPA – HIMAPAL menggelar aksi unjuk rasa di Kota Banda Aceh yang berlangsung di bundaran Simpang Lima dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Selasa (27/5/2025).

Sejumlah personel Polresta Banda Aceh tampak diturunkan memberikan pengamanan terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa asal Provinsi Papua tersebut

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Pengamanan dipimpin oleh Kasat Samapta Kompol Marzuki.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasat Samapta menjelaskan, mereka (mahasiswa) menuntut beberapa opsi sesuai petisi dan alat peraga yang dibawa.

Baca Juga:  Polemik Pembatalan Kontrak Alkes Diabaikan, Pejabat Pemko Sabang Bungkam soal Status Barang

Para pendemo menuntut agar Pemerintah segera menghentikan segera Operasi Militer di tanah Papua dan menarik Aparat TNI-Polri dari kampung-kampung.

Pemerintah diminta agar mengusut tuntas kasus-kasus Pelanggaran HAM, memberikan akses bagi komisi HAM PBB dan jurnalis ke Papua.

Selain itu, meminta untuk membangun proses dialog damai yang melibatkan orang asli Papua (OAP) secara bermartabat.

Baca Juga:  13 Rumah Terbakar di Aceh Tenggara, Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp 323,5 Juta

Kemudian, mendirikan Komisi Kebenaran dan Keadilan untuk Papua dan memberikan jaminan hukum, pemulihan, dan rehabilitasi bagi korban dan keluarga.

“Kami dari Polresta Banda Aceh tentunya memberikan pengamanan terhadap mahasiswa yang melakukan aksi serta melakukan mediasi agar perwakilan dari DPRA untuk menemui massa.

Alhamdulillah, perwakilan dari DPRA bersedia menemui para mahasiswa asal Papua,” tutur Kompol Marzuki.

Aksi berlangsung damai, dan personel Polresta Banda Aceh melakukan pengawalan terhadap kepulangan massa hingga ke asrama.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait