Umum

Dua Lab PCR Kontainer Pemerintah Aceh Bisa Uji 1.500 Sampel Swab Sehari

Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meninjau Laboratorium PCR Kontainer yang nantinya dipergunakan untuk tempat uji swab Covid-19 di UPTD Labkesda Aceh, Jum’at, (18/9)

Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, MT, meninjau progres kontainer
laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk uji swab Covid-19, di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Aceh, Jumat (18/09/2020).

Laboratorium kontainer tersebut merupakan laboratorium milik Pemerintah Aceh yang akan digunakan untuk memeriksa spesimen swab dari pasien yang diduga terinfeksi Covid-19.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Dengan adanya laboratorium ini nantinya hasil pemeriksaan akan selesai dalam waktu satu hari. Jadi penanganan pasien juga bisa lebih terarah dan tepat karena hasil tes swab bisa lebih cepat diperoleh,” kata Nova dalam keterangannya.

Baca Juga:  Pengadaan USK 2026 Disorot: Paket Berulang dan Nilai Kontrak Janggal, Transparansi Dipertanyakan

Nova mengatakan, progres kesiapan laboratorium sudah cukup baik dan sesuai standar penanganan sampel pemeriksaan Covid-19.

Dengan adanya laboratorium tersebut akan sangat mendukung pelaksanaan tes swab di Aceh tanpa harus menunggu waktu yang lama.

“Jadi lab ini kita akan diefektifkan sesegera mungkin. Jika memang efektif bila perlu kita akan tambah lagi,” kata Nova.

Baca Juga:  APH Didesak Ungkap Dugaan Mark Up Harga Komputer dan Buku Cepat Belajar Al-Qur’an Disdik Aceh

Selain di Labkesda, satu unit Laboratorium PCR Kontainer lain juga ditempatkan di komplek Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Untuk kapasitas laboratorium mobile PCR tersebut masing-masing mampu menguji sampel swab sebanyak 750 sampel per hari.

“Kalau kedua sudah beroperasi akan mampu menguji sampa 1.500 sampel per hari. Itu kalau petugasnya bekerja siang-malam.

Tapi kalau kita bekerja jam normal, mungkin kapasitas hariannya masing-masing mampu menguji 500 sampai 1.000 sampel,” pungkas Nova. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait