Umum

Kisruh UIN Ar Raniry – Unsyiah, Menag Panggil Gubernur Nova Ke Jakarta

Jakarta – Gubernur Aceh Nova Iriansyah menghadap Menteri Agama (Menag) RI, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi di Jakarta, Jum’at (18/12).

Nova dipanggil Menag terkait penandatanganan kesepakatan penyelesaian aset Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Menag tersebut juga dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Iqbal Muhammad dan Kepala Biro AUK UIN Ar Raniry, Ibnu Sa’dan.

Gubernur Aceh usai pertemuan mengatakan Kementerian Agama bersama dirinya akan menjadi fasilitator untuk mendamaikan dua institusi kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.

Baca Juga:  Syariah Financial Fair 2026, Momentum Aceh Menarik Investor dan Memperkuat Ekonomi Rakyat

“Kisruh tapal batas UIN Ar-Raniry dengan Unsyiah yang sudah berlangsung lama itu diharapkan segera selesai dalam waktu dekat,” ujar Gubernur Aceh.

Sementara, Menag Fachrul Razi akan mendukung penyelesaian masalah aset itu hingga selesai. Bahkan, Menag juga telah bertemu dengan berbagai pihak terkait untuk menyelesaikan masalah itu, seperti pihak Usyiah dan juga UIN.

“Kita juga telah melaporkan hal ini kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pak Nadiem Makarim dan mendapatkan respon yang baik pula, agar masalah ini cepat selesai,” jelas Menag Fachrul Razi.

Baca Juga:  Kabut Asap Makin Parah, Disdik Aceh Minta Sekolah Siapkan Pembelajaran dari Rumah

Sebelumnya, terjadi kemelut terhadap dua kampus besar di Aceh yakni Unsyiah dan UIN Sr-Raniry. Kemelut tersebut bermula atas klaim secara sepihak tapal batas dan kepemilikan lahan oleh Unsyiah, dengan melakukan pemugaran lahan di beberapa ruas jalan dengan beton semen hingga tidak bisa dilalui baik dari Unsyiah atau sebaliknya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait