Umum

Di Aceh, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango Tegaskan Kami Tak Bisa Diintervensi Kekuasaan

BANDA ACEH – Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menegaskan jika lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah institusi independen yang bebas dari pengaruh dan intervensi kekuasaan.

Penegasan Pomolango itu dalam audiensi antara tim KPK dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Aceh, di Kantor Kadin, Rabu (9/2).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Beberapa perwakilan KPK yang hadir adalah Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, Direktur Koordinasi Supervisi Wilayah III, Brigjen Pol Bachtiar Ujang, Korsub Wilayah I Kasatgas II KPK Arif Nurcahyo serta beberapa tim lainnya. Sementara dari Pemerintah Aceh hadir Asisten II Setda Aceh Junaidi.

Baca Juga:  Dugaan Pengaturan Tender Pasar Modern Abdya Rp44,9 Miliar: Penawar Terendah Gugur, Pemenang Nyaris Sentuh HPS

Sedangkan dari Kadin hadir Pj Ketua Kadin Muhammad Iqbal, Plh Ketua Kadin, Muhammad Mada dan para pengurus inti lainnya.

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, mengatakan, dalam setiap kunjungan ke daerah pihaknya melakukan audiensi dengan berbagai kelompok termasuk kelompok anti-korupsi.

“Termasuk kunjungan hari ini, tidak lepas dari yang namanya upaya pemberantasan korupsi,” kata dia.

Baca Juga:  Deninteldam IM Temukan 1,5 Hektare Ladang Ganja di Lamteuba, 3.500 Batang Dimusnahkan

Koordinasi, kata Nawawi, adalah rangkaian dari kegiatan pemberantasan korupsi. Dimana peran serta masyarakat dan lembaga seperti halnya Kadin, sangat penting.

Ia menganalogikan lembaga KPK yang dihuni oleh 1.500 pegawai tidak mungkin memberantas korupsi di negeri seluas Indonesia.

“Harus diingat bahwa bapak-bapak ini adalah mitra KPK dalam pemberantasan korupsi. Karena itu kami hadir dalam forum seperti ini,” kata Nawawi. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait