Umum

Briptu WP Tewas Luka Tembak, 19 Personel Polres Aceh Timur Diperiksa Propam Polda

BANDA ACEH — Sebanyak 19 personel Polres Aceh Timur diperiksa Bidang Propam Polda Aceh terkait tewasnya Briptu WP yang ditemukan dengan luka tembak di kepala.

Mereka yang diperiksa di antaranya perwira dan bintara, termasuk dua warga sipil.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Hal itu dilakukan guna untuk mendalami motif serta kronologi yang sebenarnya terjadi pasca tewasnya Briptu WP tersebut.

Pemeriksaan dilakukan oleh Bidang Propam Polda Aceh itu dilakukan dari pangkat Perwira, Bintara serta Sipil, hal itu diperiksa di Mapolres Aceh Timur.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy menerangkan dari peristiwa tersebut Bidang Propam Polda Aceh terus melakukan penyelidikan di tingkat internal yang berada di Mapolres Aceh Timur, satu persatu personel Polri yang berada di Mapolres Aceh Timur turut diperiksa.

“Ada 19 personel yang diperiksa sebagai saksi untuk mendalami kronologi dan motif tewasnya Briptu WP, termasuk 2 orang sipil,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy saat dimintai konfirmasi seperti dilansir dari detikSumut, Rabu (31/8/2022).

Baca Juga:  Banjir Aceh Tamiang Meluas ke 9 Kecamatan, 1.128 Warga Mengungsi

Winardy menjelaskan, total ada 19 orang yang telah dimintai keterangan.

Khusus polisi, yang diperiksa terdiri atas dua perwira menengah, dua perwira pertama, serta 13 bintara.

“Yang diperiksa dari Perwira ada 4 orang yang terdiri atas 2 Pamen dan 2 Pama. Selain perwira, Propam juga memeriksa 13 personel berpangkat Bintara sebanyak 13 orang yang terdiri atas 9 Bripka dan 4 Briptu,” terang Kabid Humas Polda Aceh

Yang diperiksa tersebut ada yang datang lebih awal ke TKP, dan di sekitar TKP saat kejadian, saat masih ada interaksi dengan almarhum Briptu WP beberapa jam sebelum kejadian.

Selain para Perwira dan Bintara yang bertugas di Mapolres Aceh Timur, Bidang Propam Polda Aceh juga melakukan pemeriksaan terhadap warga sipil.

Baca Juga:  Jembatan Teupin Mane Dibuka Fungsional, Truk Muatan Berat Dilarang Melintas

“Warga sipil juga turut diperiksa Bidang Propam yaitu sebanyak 2 orang,” beber Kombes Winardy.

Polda Aceh masih menunggu hasil pemeriksaan autopsi dalam dan pemeriksaan dugaan jelaga di Laboratorium Forensik.

Winardy menjelaskan, kronologis tewasnya Briptu WP bakal dirilis setelah ada hasil pemeriksaan tersebut.

“Sambil menunggu hasil Labfor, Bidpropam akan menyimpulkan motif dan kronologi, yang akan kita umumkan setelah hasil Labfor keluar,” ujar Winardy.

Sebelumnya, dugaan sementara Briptu WP tewas bunuh diri. Namun polisi masih perlu membuktikan secara scientific investigation.

Tewasnya Briptu WP dengan cara tertembak di kediamannya yang berada di perumahan Desa Seuneubok Punteut, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis pekan lalu. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait