Umum

Banjir Aceh Meluas di 6 Kabupaten, 20.901 Lebih Warga Mengungsi

Banda Aceh — Banjir yang melanda Aceh semakin meluas terjadi di enam kabupaten pada Senin (23/1/2923) yakni di Pidie, Pidie Jaya, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara dan Bireuen.

Tercatat 20.901 warga terpaksa mengungsi. BPBD, polisi, hingga instansi lainnya sejak kemarin telah mengevakuasi warga terdampak banjir ke tempat lebih tinggi.

ADVERTISMENT
Pelantikan Panglima Kodam Iskandar Muda

Pengungsi paling banyak tercatat di Bireuen mencapai 7.106 orang. Kemudian Aceh Utara 5.415 orang, Aceh Tamiang 3.112 orang, Aceh Timur 1.482 orang, Pidie 3.696 orang, dan Pidie Jaya 90 orang.

Banjir terjadi sejak Sabtu lalu menyusul hujan deras, Jum’at malam. Beberapa sungai besar di kabupaten-kabupaten itu kemudian meluap ke permukiman.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir terparah terjadi di Kabupaten Bireuen. Sebanyak 13 kecamatan tergenang banjir dan 7.106 warga mengungsi.

Baca Juga:  Pangdam IM Buka Indonesia Fest 2026 di Blang Padang: Tampilkan Kreativitas Generasi Muda Aceh

Sementara di Pidie, 21 kecamatan terdampak banjir dengan 3.696 orang mengungsi.

Kemudian di Aceh Utara khususnya di kawasan Langkahan, ketinggian air bahkan mencapai atap rumah warga sekitar 3,5 meter.

Banjir tersebut disebabkan intensitas hujan yang tinggi melanda wilayah pesisir timur Aceh dan membuat beberapa sungai aliran di daerah itu meluap hingga menggenangi pemukiman warga.

Kepala BPBA, Ilyas mengatakan selain banjir, longsor juga terjadi di kawasan Aceh Tengah yang membuat arus lalu lintas terhambat. Kemudian jalan penghubung antarkabupaten di Beutong, Muara Tiga, Pidie amblas.

“Hingga siang ini pengungsi yang terdata sudah 20.901 orang, hujan juga masih turun di sejumlah wilayah,” kata Ilyas, Senin (23/1) dilansir dari CNN Indonesia.

Baca Juga:  Kejari Aceh Besar Setor Rp2,6 Miliar Uang Pengganti Korupsi

Bahkan salah satu desa di Kabupaten Pidie terisolir akibat ketinggian air mencapai 3 meter. Petugas menyalurkan bantuan dengan menaiki perahu. Begitupun di kawasan Langkahan, Aceh Utara yang debit airnya semakin tinggi.

“Petugas kita sudah mengevakuasi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan membuka dapur umum di tempat pengungsian,” ujarnya.

Dari data BMKG Aceh, sebagian wilayah barat selatan Tanah Rencong berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Meliputi wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Besar, Simeulue, Nagan Raya, Aceh Singkil, Subulussalam dan Banda Aceh. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait