Syariah

Merawat Ketaqwaan di Luar Ramadhan

ACEH BESAR — Umat Islam telah melewati bulan Ramadan 1444 Hijriah sesuai dengan janji Allah, dan kemungkinan besar sudah mendapatkan status muttaqin.

Mudah mudahan menjadi orang yang bertakwa dan terus merawat derajat muttaqin sepanjang tahun hingga berjumpa lagi dengan Ramadhan tahun akan datang.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Hal itu akan disampaikan Pimpinan Dayah Darul Makmur Aceh Tgk Maulidin Abdurrahman dalam khutbah Jum’at di Masjid Besar Samahani, Kecamatan Kuta Malaka, 28 April 2023 bertepatan dengan 7 Syawal 1444 Hijriah.

“Salah satu tolok ukur kita bisa berada di garis ketakwaan selalu ingin berbuat kebaikan atau amalan apa yang telah kita lakukan di masa yang sudah lewat, terutama menyangkut dengan amalan yang spesial seperti puasa,” ujarnya.

Ketua Penasihat Santri asal Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang di Samalanga ini menambahkan, di bulan Syawal ini Rasulullah juga memerintahkan kita melakukan puasa sunnah Syawal selama enam hari, yang fadhilahnya luar biasa.

Baca Juga:  Dayah Tipe C di Aceh Kehilangan Santri, Abiya Kuta Krueng Minta HUDA Cari Penyebab

Hal ini sesuai dengan hadits dari baginda Nabi Muhammad, “Siapa yang berpuasa Ramadan kemudian juga berpuasa selama enam hari di bulan Syawal maka seakan-akan dia sudah berpuasa selama satu tahun penuh”.

Menurut Tgk Maulidin, hidup di dunia bagaikan fatamorgana, ada seperti tiada. Fatamorgana artinya apapun yang kita kerjakan bila tidak ada landasan ketakwaan, maka hakikat yang kita kerjakan itu tiada hasilnya sama sekali, seperti firman Allah di dalam Surat Al Ashr, “Demi masa, sesungguhnya manusia itu hidup di dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman kepada Allah dan orang-orang yang melakukan amal saleh”.

Baca Juga:  Muslim Wajib Belajar Ilmu Agama agar Tak Salah dalam Beribadah

Di dalam ayat ini jelas sekali penekanan Allah terhadap manusia yang ambisi terhadap kehidupan dunia, tetapi tidak dibarengi dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Karena itu, dia mengajak kaum muslimin selalu beriman dan bertakwa kepada Allah, sesuai hadits yang disampaikan Nabi Muhammad, “Bertaqwalah kamu di mana pun kamu berada dan sertailah setiap keburukan dengan kebaikan”.

Maka yakinlah, Allah akan menghapus keburukan tersebut dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang bagus.

“Oleh karena itu, beramallah dengan apa yang telah Allah perintahkan dan tetaplah merawat derajat muttaqin yang telah kita capai di penghujung Ramadan lalu. Dengan itu Allah akan mencintai dan menempatkan kita di dalam naungan-Nya,” pungkasnya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait