Aceh

Kadis Sosial Aceh Sambut Kepulangan 3 Nelayan yang Terapung di Laut Lepas

BANDA ACEH — Kepala Dinas Sosial Aceh Dr Muslem Yacob SAg MPd menyambut kepulangan 3 nelayan Aceh yang sebelumnya terapung di laut perairan Selat Benggala.

Kehadiran Kepala Dinas Sosial Aceh bersama Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Aliman SPi di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, pada Jum’at (12/1/2024) dini hari merupakan perintah dari Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki agar menfasilitasi proses pemulangan warga Aceh yang sedang membutuhkan bantuan tersebut.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Ke-3 nelayan Aceh tiba di Pelabuhan Ulee Lheue sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan kapal tim SAR, setelah sebelumnya dijemput di titik koordinat kesepakatan dengan kapal tanker yang lebih dulu menyelamatkan mereka di tengah lautan.

Baca Juga:  Waled Nu Minta DPRA Dukung Anggaran Balai Rehabilitasi Narkoba, Desak Pemerintah Aceh Terbitkan Pergub P4GN

Selanjutnya, pemulangan para nelayan Aceh tersebut hingga tiba kembali di kampung halaman difasilitasi oleh Pemerintah Aceh, melalui Dinas Sosial dan Dinas Kelautan dan Perikanan. Serta dibantu oleh lembaga Panglima Laot Aceh

Kepala Dinas Sosial Aceh Muslem Yacob menjelaskan, ke-3 nelayan tersebut diketahui melakukan perjalanan laut ke arah Perairan Andaman.

“Namun kemudian kapal yang ditumpangi mereka tenggelam sekitar 90 mill dari jarak pantai Aceh,” ujar Muslem yang turut didampingi Sub Koordinator PSKBA & PSKBS.

Baca Juga:  Nasir Djamil: Penyelesaian Status Tanah Blang Padang Harus Tuntas 2026, Jangan Lagi Berlarut

Ia menambahkan, kecelakaan kapal yang nelayan tumpangi akibat terjangan badai di laut. Sehingga ke-3 nelayan harus kehilangan kapalnya dan terpaksa bertahan hidup selama 14 hari di lautan lepas tanpa persediaan makananan apapun.

Beruntung kemudian mereka bisa ditolong kapal tanker yang sedang melintas menuju India.

Adapun tiga nelayan yang berhasil diselamatkan tersebut yakni Jack Bowie (30) dan Baihaqi (34) asal Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Kemudian Rinal Junaidi (46) asal Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh. Ketiga nelayan tersebut merupakan awak KM Sultan Meulaboh Capsize. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait