Umum

Tak Ingin Orang Tua Berutang Jadi Alasan Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Infoaceh.net -Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya buka suara soal kebijakan pelarangan sejumlah aktivitas di jenjang SMA dan SMK, seperti study tour, outing class, perpisahan, hingga wisuda.

Menurut Dedi, langkah ini bukan sekadar aturan formal, melainkan strategi untuk melindungi ekonomi keluarga di Jawa Barat.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Sebetulnya itu strategi saya, agar masyarakat Jabar tidak lagi berutang atas nama kebutuhan sekolah,” kata Dedi, Kamis 24 Juli 2025.

Dedi menyoroti fenomena warga yang terpaksa berutang melalui pinjaman online hingga bank keliling demi membiayai kegiatan sekolah anaknya. Karena itu, ia menekankan bahwa sekolah seharusnya tidak menjadi sumber tekanan finansial bagi orang tua.

Baca Juga:  Illiza Terima IMT-GT Green City Award, Banda Aceh Raih Silver Pengelolaan Sampah

Selain itu, Dedi juga tengah menyusun langkah untuk menekan pengeluaran harian wali murid, khususnya untuk kebutuhan jajan anak di sekolah.

“Nah, bagaimana yang miskin? Yang Rp15 ribu itu uangnya harus ditekan, misalnya dengan pola makan bergizi gratis (MBG), atau bawa bekal dari rumah kalau MBG belum tersedia. Jadi uang jajannya bisa ditabung,” kata Dedi.

Baca Juga:  APBK Perubahan Banda Aceh Tembus Rp1,57 Triliun, Belanja Naik Rp259,48 Miliar

Dedi menegaskan bahwa efisiensi dari hal-hal kecil saat masa sekolah bisa memberikan dampak besar dalam jangka panjang. Salah satunya adalah membantu orang tua menabung untuk membeli rumah.

“Jadi dalam waktu yang tidak terlalu lama, orang Jawa Barat bisa punya tempat tinggal sendiri,” demikian Dedi dikutip dari RMOLJabar.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait