Aceh

Cuaca Panas, Suhu di Aceh Tembus 35,6 Derajat Celcius

Banda Aceh, Infoaceh.net — Sejumlah wilayah di Aceh dilanda cuaca panas dengan suhu udara mencapai 35,6 derajat celcius.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi ini masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan dengan suhu tertinggi berpotensi mencapai 36 derajat celcius.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Nasrol Adil, mengatakan cuaca panas di Aceh disebabkan oleh beberapa faktor atmosfer dan laut yang sedang berlangsung pada Oktober 2025.

“Berdasarkan analisis BMKG, kondisi ENSO saat ini berada pada fase netral dengan indeks -0,5. Kondisi ini diprediksi bertahan hingga awal tahun 2026,” ujar Nasrol Adil, dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga:  300 Perceraian di Banda Aceh dalam Sembilan Bulan, 80 Persen Istri Gugat Cerai Suami Dipicu Judi Online 

Ia menjelaskan, suhu permukaan laut di wilayah barat Indonesia, termasuk pesisir barat Aceh, saat ini lebih dingin dari normal, dengan anomali antara -0,25°C hingga -0,5°C.

Hal ini menyebabkan pembentukan awan hujan menjadi berkurang dan udara terasa lebih panas.

Selain itu, angin monsun Australia yang bersifat kering dan panas juga masih berhembus ke wilayah Indonesia bagian barat, termasuk Aceh.

Kondisi ini berdampak pada berkurangnya tutupan awan dan rendahnya potensi hujan.

Adapun wilayah yang mencatat suhu tinggi meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Simeulue.

Baca Juga:  Bendera Bulan Bintang Berkibar pada Peringatan Maulid di Pidie, Picu Ketegangan TNI dengan Warga

Di daerah-daerah tersebut, suhu maksimum harian berkisar antara 34°C hingga 35,6°C dengan kelembapan udara rendah dan cuaca cerah sepanjang hari.

BMKG memprediksi, hingga 12 Oktober 2025, suhu maksimum di Aceh berada pada kisaran 34–36 derajat celcius, disertai kondisi udara panas terik pada siang hari.

Nasrol mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan antara pukul 11.00–15.00 WIB, serta menggunakan pelindung seperti topi, payung, masker, atau tabir surya saat beraktivitas di bawah terik matahari.

“Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air, dan waspadai gejala heatstroke terutama pada anak-anak, lansia, dan pekerja lapangan,” pungkasnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait