BANDA ACEH, Infoaceh.net — Sekretaris Umum DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh, Kasibun Daulay, menghadiri kegiatan buka puasa bersama keluarga besar DPP Partai Aceh dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan pada Sabtu (14/3/2026).
Menurut Kasibun, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi antar pelaku politik di Aceh, sehingga dinamika politik daerah tetap berjalan dalam suasana yang kondusif.
“Ramadhan selalu menjadi ruang untuk merawat silaturahmi. Dalam konteks politik, ini penting agar komunikasi antar kekuatan politik tetap terjaga sehingga suasana Aceh tetap sejuk dan kondusif,” ujar Kasibun, Selasa (17/3).
Ia menegaskan, PKS sebagai partai Islam sekaligus partai nasional memiliki kedekatan historis dan emosional dengan masyarakat Aceh. Karena itu, membangun komunikasi dengan berbagai kekuatan politik di daerah merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas politik sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh di tingkat nasional.
“PKS memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Aceh. Karena itu kami memandang penting membangun komunikasi yang baik dengan berbagai kekuatan politik di Aceh, termasuk Partai Aceh sebagai partai lokal yang memiliki dukungan kuat dari masyarakat,” jelasnya.
Kasibun juga menilai PKS dan Partai Aceh memiliki sejumlah irisan sejarah dan basis konstituen, karena keduanya sama-sama lahir dari semangat pergerakan dan memiliki kedekatan dengan aspirasi rakyat Aceh.
“Kita sama-sama memiliki akar pergerakan dan kedekatan dengan masyarakat. Banyak pemilih PKS di Aceh juga berasal dari basis masyarakat yang dekat dengan Partai Aceh. Karena itu penting bagi kita untuk saling memahami dan membangun komunikasi yang konstruktif,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan PKS sebagai partai nasional yang memiliki representasi di tingkat pusat dapat menjadi jembatan komunikasi antara aspirasi politik Aceh di daerah dengan kebijakan di tingkat nasional.
“Partai lokal dan partai nasional memiliki peran masing-masing. Kolaborasi dan komunikasi yang baik di antara keduanya penting agar aspirasi masyarakat Aceh dapat diperjuangkan secara lebih kuat, baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional,” tutup Kasibun.

















