Jakarta, Infoaceh.net — Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mempercepat pembukaan lowongan kerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang ditujukan khusus bagi lulusan SMA atau sederajat.
Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan tenaga operasional di lapangan sekaligus menjawab tingginya minat masyarakat terhadap pekerjaan di sektor kepabeanan.
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa proses rekrutmen akan dipercepat agar kebutuhan tersebut segera terpenuhi.
“Kita percepat deh (rekrutmen),” ujar Purbaya usai menghadiri sidang debottlenecking di Jakarta, Jum’at (10/4/2026).
Ia mengungkapkan, pembukaan lowongan kerja di DJBC kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat. “Sepertinya bulan ini,” katanya.
Meski begitu, Purbaya menegaskan pihaknya masih akan memastikan kembali jadwal pasti pelaksanaan rekrutmen tersebut. Ia juga menyebut rencana ini sebenarnya sudah lama dibahas, namun belum terealisasi.
“Nanti saya cek lagi. Sudah lama itu wacananya, tapi belum juga dieksekusi,” tambahnya.
Berbeda dengan rekrutmen CPNS pada umumnya, lowongan kerja Bea Cukai kali ini difokuskan untuk kebutuhan tenaga teknis di lapangan.
Selama ini, menurut Purbaya, sebagian besar rekrutmen lebih banyak menghasilkan tenaga administratif atau pejabat struktural.
“Kalau CPNS kan banyak jadi bos, S1 naik jadi pimpinan. Nanti di lapangan kita kekurangan. Jadi sekarang kita bentuk pasukan di lapangan, makanya lulusan SMA,” jelasnya.
Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan serta operasional di berbagai titik strategis, seperti pelabuhan dan wilayah perbatasan.
Sebelumnya, pemerintah juga telah merencanakan membuka sekitar 380 lowongan kerja di DJBC untuk lulusan SMA/sederajat. Kebutuhan tenaga lapangan dinilai penting guna meningkatkan efektivitas pengawasan arus barang masuk dan keluar, sekaligus memperkuat kinerja institusi.
Dengan adanya rekrutmen ini, diharapkan tercipta keseimbangan antara tenaga administratif dan operasional. Selain itu, langkah ini juga membuka peluang kerja lebih luas bagi lulusan SMA, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan di sektor kepabeanan.
Pemerintah pun mengimbau calon pelamar untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini, mengingat tingginya persaingan dalam seleksi nanti.


















