Banda Aceh, Infoaceh.net — Sulaiman Bakri SPd MPd terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh periode 2025–2030 dalam Konferensi XXIII PGRI Kota Banda Aceh yang berlangsung di Aula Kantor Cabang Dinas Pendidikan Aceh Besar, Kamis (23/4/2026).
Sulaiman Bakri menggantikan Zulfikar SE MSi (Kepala SMA Negeri 9 Banda Aceh) yang menjabat pada periode sebelumnya.
Konferensi tersebut menjadi agenda penting bagi kalangan pendidik di Banda Aceh dalam menentukan kepemimpinan organisasi profesi guru untuk lima tahun mendatang.
Kegiatan dihadiri pengurus PGRI, perwakilan guru dari berbagai jenjang pendidikan, serta sejumlah tokoh pendidikan.
Suasana konferensi berlangsung hangat, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian sidang dengan komitmen bersama untuk memperkuat eksistensi PGRI sebagai rumah besar perjuangan para guru.
Sulaiman Bakri yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh dinilai sebagai sosok berpengalaman serta memahami tantangan dunia pendidikan saat ini.
Kehadirannya diharapkan mampu membawa PGRI semakin aktif dan berperan nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi memperjuangkan kepentingan guru dan memajukan pendidikan di Kota Banda Aceh.
“PGRI harus menjadi organisasi yang kuat, solid, dan mampu menjawab kebutuhan guru di tengah perubahan zaman. Kita perlu membangun kolaborasi yang erat antar guru, sekolah, dan seluruh pihak terkait,” ujar Sulaiman.
Menurutnya, tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks, terutama dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital.
Karena itu, guru dituntut terus meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi.
Ia juga mengajak seluruh anggota PGRI untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah perjuangan yang aktif, produktif, serta memberi solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan.
Selain memperjuangkan kesejahteraan guru, Sulaiman berharap PGRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang berpihak kepada tenaga pendidik dan peserta didik.
Dengan kepemimpinan baru ini, PGRI Kota Banda Aceh diharapkan semakin solid, progresif, dan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di ibu kota Provinsi Aceh.


















