Meulaboh, Infoaceh.net – Sidang Senat Terbuka Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh menetapkan tiga nama calon Rektor Universitas Teuku Umar periode 2026–2030 setelah menyelesaikan tahapan penyaringan yang berlangsung di Ruang Rapat Senat UTU, Kamis (23/4/2026).
Penetapan tersebut dilakukan usai empat bakal calon rektor memaparkan visi, misi serta program kerja di hadapan anggota senat dalam rapat terbuka yang berlangsung dinamis dan penuh perhatian.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses pemilihan pemimpin baru kampus negeri kebanggaan masyarakat pantai barat selatan Aceh tersebut.
Empat bakal calon yang mengikuti penyaringan terdiri dari Prof Dr Ir Dahlan Abdullah ST MKom IPU ASEAN Eng dari Universitas Malikussaleh.
Sementara tiga kandidat lainnya berasal dari Universitas Syiah Kuala, yakni Dr Ir Irwansyah ST MEng IPM, Prof Dr Iskandar AS SPd MApp.Ling dan Prof Dr Nyak Amir SPd MPd.
Dalam forum tersebut, masing-masing kandidat diberi kesempatan menyampaikan gagasan strategis terkait pengembangan Universitas Teuku Umar ke depan, mulai dari peningkatan mutu akademik, penguatan riset dan inovasi, pengembangan sumber daya manusia, tata kelola kampus modern, hingga perluasan jejaring nasional dan internasional.
Setelah pemaparan visi dan misi, sidang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta pendalaman materi selama 60 menit.
Para anggota senat secara aktif menggali kesiapan kandidat dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era kompetisi global, digitalisasi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Memasuki tahap inti, Senat UTU yang diketuai Basri SH MH kemudian menggelar rapat tertutup untuk melakukan pemungutan suara.
Proses tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 serta sejumlah Peraturan Senat UTU Tahun 2026 tentang tata cara dan tata tertib pemilihan rektor.
Pada pemungutan suara tahap pertama, Prof Dr Nyak Amir memperoleh dukungan terbanyak dengan raihan 14 suara. Posisi kedua ditempati Dr Ir Irwansyah dengan 4 suara. Sementara Prof Dr Ir Dahlan Abdullah dan Prof Dr Iskandar AS belum memperoleh suara, sehingga dilakukan pemungutan suara ulang untuk menentukan posisi ketiga sesuai mekanisme yang berlaku.
Dalam pemungutan suara ulang tersebut, Prof Dr Iskandar AS berhasil meraih 16 suara, sedangkan Prof Dr Ir Dahlan Abdullah memperoleh 2 suara.
Berdasarkan hasil akhir itu, Senat Universitas Teuku Umar resmi menetapkan tiga calon rektor yang akan melaju ke tahap selanjutnya, yakni:
1. Prof Dr Nyak Amir SPd MPd.
2. Dr Ir Irwansyah ST MEng IPM.
3. Prof Dr Iskandar AS SPd MApp.Ling.
Ketiga nama tersebut selanjutnya akan disampaikan ke kementerian untuk mengikuti tahapan akhir pemilihan rektor. Pada fase penentuan nanti, para calon akan menjalani wawancara langsung oleh Menteri sebelum ditetapkan rektor terpilih.
Sesuai mekanisme yang berlaku, hasil akhir pemilihan akan dihitung berdasarkan komposisi 65 persen suara Senat Universitas dan 35 persen suara Menteri.
Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan pemimpin perguruan tinggi yang memiliki legitimasi internal sekaligus dukungan pemerintah pusat.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor UTU, Dr T Alamsyah SKM MPH didampingi Sekretaris Dr Eza Aulia SH MH serta anggota Dr Ir Fitriadi ST MT IPM menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh tahapan yang telah berlangsung.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kelancaran seluruh rangkaian proses penyaringan ini. Diharapkan tahapan selanjutnya dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Universitas Teuku Umar,” ujar Dr T Alamsyah.
Proses pemilihan rektor UTU ini menjadi perhatian publik, khususnya masyarakat Aceh Barat dan kawasan barat selatan Aceh, mengingat posisi Universitas Teuku Umar sebagai salah satu perguruan tinggi strategis yang diharapkan mampu melahirkan SDM unggul dan mendorong pembangunan daerah di masa depan.


















