Mexico City, Infoaceh.net – Piala Dunia 2026 akan resmi dimulai dengan laga sarat sejarah antara tim tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Jumat (12/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Pertandingan pembuka ini menjadi reuni emosional kedua tim setelah terakhir kali bertemu pada laga pembuka Piala Dunia 2010 di Johannesburg.
Kala itu, Afrika Selatan yang berstatus tuan rumah berhasil menahan Meksiko dengan skor 1-1 dalam atmosfer meriah suara vuvuzela yang menjadi ikon turnamen. Enam belas tahun berselang, peran kedua negara berbalik.
Kini Meksiko menjadi tuan rumah dan mendapat keuntungan besar bermain di hadapan puluhan ribu pendukung fanatiknya di Stadion Azteca.
Dengan kapasitas lebih dari 83 ribu penonton, Azteca dikenal sebagai salah satu stadion paling angker di dunia.
Dukungan publik sendiri diperkirakan menjadi senjata tambahan bagi skuad El Tri untuk memulai turnamen dengan kemenangan.
Meksiko Lebih Unggul di Atas Kertas
Jika melihat kondisi terkini kedua tim, Meksiko memang layak menyandang status favorit. Tim asuhan Javier Aguirre datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba.
Meksiko sukses menundukkan Ghana, Australia, dan Serbia. Bahkan dalam pertandingan terakhir, Raul Jimenez dan kawan-kawan tampil luar biasa dengan menghancurkan Serbia 5-1.
Selain tajam di lini depan, pertahanan Meksiko juga menunjukkan performa solid. El Tri mencatat enam clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir mereka.
Sebaliknya, Afrika Selatan justru datang dengan modal yang kurang meyakinkan. Tim berjuluk Bafana Bafana belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhirnya.
Pelatih Hugo Broos masih bergantung pada ketajaman Lyle Foster serta kecepatan Oswin Appollis untuk membongkar pertahanan lawan.
Namun menghadapi tekanan luar biasa dari puluhan ribu suporter tuan rumah tentu menjadi ujian berat bagi wakil Afrika tersebut.
Secara taktik, Meksiko diperkirakan akan langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal.
Javier Aguirre kemungkinan menginstruksikan anak asuhnya untuk mendominasi penguasaan bola dan menekan pertahanan Afrika Selatan.
Pertarungan menarik akan terjadi di lini tengah antara kapten Meksiko, Edson Alvarez, melawan gelandang andalan Afrika Selatan, Teboho Mokoena.
Kemampuan Alvarez mengatur tempo permainan diyakini menjadi faktor penting dalam membuka ruang serangan bagi Meksiko.
Sementara Afrika Selatan kemungkinan memilih bertahan lebih dalam dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mencuri gol.
Namun strategi tersebut memiliki risiko besar. Jika gagal menjaga konsentrasi selama 90 menit, pertahanan Afrika Selatan bisa menjadi sasaran empuk agresivitas para pemain Meksiko.
Kesempatan Akhiri Kutukan Laga Pembuka
Pertandingan ini juga memiliki makna khusus bagi Meksiko. Sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, El Tri belum pernah meraih kemenangan dalam laga pembuka turnamen.
Dari tujuh laga pembuka sebelumnya, Meksiko mencatat lima kekalahan dan dua hasil imbang.
Fakta tersebut menjadi motivasi tambahan bagi skuad Javier Aguirre untuk mengakhiri kutukan yang telah berlangsung puluhan tahun.
Bermain di kandang sendiri menjadi peluang emas yang sulit ditemukan lagi. Kemenangan bukan hanya akan menciptakan sejarah baru, tetapi juga memberikan suntikan moral penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya di fase grup.
Dalam empat pertemuan sebelumnya, Meksiko sedikit unggul atas Afrika Selatan.
El Tri mencatat dua kemenangan dengan skor meyakinkan 4-0 dan 4-2 dalam laga persahabatan.
Afrika Selatan pernah menang sekali pada Piala Emas 2005, sementara satu pertemuan lainnya berakhir imbang 1-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2010.
Menariknya, hampir seluruh pertemuan kedua tim menghasilkan banyak gol sehingga duel di Azteca diprediksi bakal berlangsung terbuka dan menghibur.
Faktor tuan rumah, kualitas individu pemain, ranking FIFA, serta performa terkini membuat Meksiko berada di posisi yang jauh lebih menguntungkan dibanding Afrika Selatan.
Meski Bafana Bafana dipastikan tampil penuh semangat dan mengandalkan serangan balik cepat, kekuatan kolektif Meksiko dinilai cukup untuk mengontrol jalannya pertandingan.
Sejumlah pengamat memprediksi kemenangan Meksiko dengan skor 2-0 hingga 3-1. Jika mampu menjaga konsistensi permainan seperti saat menghancurkan Serbia, El Tri berpeluang membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan.
Kemenangan di laga pembuka diyakini akan menjadi pijakan penting bagi Meksiko untuk mewujudkan ambisi melangkah jauh di depan publik sendiri sekaligus menghapus kutukan panjang yang selama ini menghantui mereka dalam pertandingan pertama Piala Dunia.


















