Jakarta, Infoaceh.net – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Nanik Sudaryati Deyang.
Pergantian ini dilakukan setelah Nanik mengundurkan diri karena harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/7). Ia mengatakan Presiden telah memutuskan Sudaryono sebagai Kepala BGN definitif.
“Presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah Bapak Sudaryono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian,” kata Prasetyo.
Ia menjelaskan Sudaryono dijadwalkan dilantik pada Rabu sore pukul 15.00 WIB. Bersamaan dengan pelantikan tersebut, Sudaryono akan melepaskan jabatannya sebagai Wakil Menteri Pertanian sehingga tidak akan merangkap jabatan.
“Beliau akan menjadi Kepala BGN definitif dan tidak merangkap sebagai Wakil Menteri Pertanian,” ujar Prasetyo.
Sementara itu, Nanik Sudaryati Deyang mengungkapkan alasan pengunduran dirinya melalui unggahan di akun Facebook pribadinya. Ia menyebut kondisi kesehatan mengharuskannya menjalani pengobatan jantung di luar negeri untuk memperoleh second opinion atas penyakit yang dideritanya.
“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya,” tulis Nanik.
Nanik mengaku Presiden Prabowo menerima keputusan tersebut. Bahkan, menurutnya, Presiden tetap meminta dirinya ikut mengawal jalannya Badan Gizi Nasional. Ia juga berpeluang mengisi posisi Ketua Dewan Pengawas apabila struktur tersebut nantinya dibentuk.
Dalam unggahannya, Nanik juga memberi isyarat bahwa penggantinya merupakan sosok yang telah dikenalnya dengan baik.
“Insyaallah pengganti saya adalah ‘adik saya’ yang bisa saya jewer kalau terjadi hal-hal yang menyimpang,” tulisnya.
Penunjukan Sudaryono dinilai menjadi langkah strategis mengingat BGN memegang peran penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
Sudaryono bukan sosok baru di pemerintahan. Ia menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian di Kabinet Merah Putih dan sebelumnya juga pernah mengemban posisi yang sama pada penghujung pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Pria kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, 23 Januari 1985 itu memiliki rekam jejak panjang di bidang pertanian, organisasi, politik, dan dunia usaha.
Di sektor organisasi, Sudaryono menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI), Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), serta Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera).
Pada Juni 2025, ia juga dipercaya menjadi Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Sebelumnya, ia menjabat Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog.
Di bidang politik, Sudaryono dikenal sebagai salah satu orang dekat Presiden Prabowo. Ia pernah menjadi asisten pribadi Prabowo sejak 2010, kemudian menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra dan dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.
Sebelum aktif di pemerintahan, Sudaryono juga berkarier di dunia korporasi. Ia pernah menjadi Corporate Secretary Nusantara Energy, CEO Garuda TV, CEO PT Nusantara Telematics System, serta Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma.
Dengan pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, pemerintah berharap program-program strategis di bidang ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat, khususnya Program Makan Bergizi Gratis, dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.


















