Aceh

Pohon Kedondong Besar Tumbang Timpa Mobil Pikap di Pidie, 7 Orang Meninggal

SIGLI, Infoaceh.net – Sebuah mobil bak terbuka (pick-up) yang membawa belasan warga dilaporkan tertimpa pohon kedondong tua berukuran besar di Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, tepatnya di kawasan Simpang Tanjong Krueng, Gampong Pulo Pisang, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie.

Peristiwa maut ini terjadi pada Selasa malam, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 20.15 hingga 21.00 WIB.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Pidie, Nasruddin, mengonfirmasi bahwa pohon jenis kedondong tersebut tumbang secara tiba-tiba akibat kondisi cuaca ekstrem, dilanda angin kencang.

“Pohon besar tersebut diduga sudah berusia tua dan mengalami pelapukan serius pada bagian akar, sehingga tidak mampu menahan terjangan hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Pidie malam itu,” ujar Nasruddin.

Berdasarkan keterangan dari Keuchik (Kepala Desa) Gampong Puli, Razali, rombongan yang berada di atas mobil Suzuki Carry pikap tersebut merupakan warga asli Gampong Puli, Kecamatan Pidie.

Mereka sengaja pergi bersama-sama menggunakan mobil bak terbuka dengan tujuan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Di Tiro di Kota Sigli untuk membesuk salah seorang anggota keluarga yang sedang dirawat sakit.

Mobil dikemudikan oleh Rahmad Hidayat (30) dengan membawa total 11 penumpang yang sebagian besar merupakan ibu-ibu dan anak-anak yang duduk di bak bagian belakang.

Baca Juga:  16.276 Hektare Sawah Mati Pascabencana, Petani Aceh Menunggu Janji Pemulihan

Saat kendaraan sedang melaju dari arah Banda Aceh menuju arah Medan tepat di lokasi kejadian, pohon kedondong raksasa di tepi jalan mendadak patah dari akarnya dan langsung roboh melintang ke jalanan. Batang kayu yang sangat berat tersebut menghantam telak bagian kabin belakang kendaraan.

Hantaman keras ini seketika meremukkan badan mobil bak terbuka dan menjepit para penumpang yang berada di dalam bak di bawah reruntuhan dahan pohon.

Proses Evakuasi Dramatis dan Arus Lalu Lintas Lumpuh

Pasca-kejadian, warga sekitar bersama pengguna jalan langsung berusaha memberikan pertolongan pertama di tengah situasi hujan. Personel gabungan dari Satlantas Polres Pidie bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pidie yang menerima laporan segera dikerahkan ke lokasi dengan membawa gergaji mesin (chainsaw).

Petugas harus bekerja keras memotong satu per satu dahan pohon kedondong yang besar serta memotong beberapa bagian besi mobil yang ringsek untuk mengeluarkan korban yang terjepit di dalam kendaraan.

Akibat insiden ini, jalur utama lintas Nasional Banda Aceh–Medan sempat lumpuh total dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan dari kedua arah selama beberapa jam karena seluruh badan jalan tertutup oleh material pohon dan kendaraan yang ringsek.

Jalur kembali normal setelah petugas selesai melakukan pembersihan material pasca-evakuasi.

Baca Juga:  Sentralisasi Dana Bencana di Pusat Dipertanyakan: Rakyat Aceh Butuh Bukti, Bukan Janji

Berdasarkan data dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Pidie dan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), berikut adalah identitas lengkap para korban:

7 Korban Meninggal Dunia (Seluruhnya Warga Gampong Puli):

Zubaidah (Usia 60-68 tahun)

Nurma Husen (Usia 50 tahun)

Rafasah (Usia 55-60 tahun)

Fatimah Wati (Usia 47-50 tahun)

Salbiah (Usia 68-76 tahun)

Zainabon (Usia 57-64 tahun)

Halimah (Usia 68-76 tahun)

Seluruh korban tewas telah berhasil dievakuasi malam itu juga dan langsung dibawa pulang ke rumah duka di Gampong Puli untuk proses pemakaman oleh pihak keluarga.

5 Korban Luka Berat (Masih dalam Perawatan Medis):

Rata-rata korban selamat mengalami trauma berat serta cedera serius di bagian kepala dan leher akibat hantaman dahan pohon. Salah seorang korban anak bahkan dilaporkan sempat dalam kondisi koma.

Rahmad Hidayat (30 tahun) – Sopir mobil pikap

Safwan (70 tahun) – Penumpang dewasa

Ahmad Syahir (12 tahun) – Anak-anak

Muhammad Kausar (7,5 tahun) – Anak-anak

Huaidi (10 tahun) – Anak-anak

Saat ini, kelima korban luka masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli.

Pihak berwenang mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat berkendara di tengah cuaca buruk, terutama ketika melintasi jalur yang dipenuhi pepohonan besar yang rawan tumbang.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait