Ekonomi

BSI Luncurkan Kartu Pembiayaan Hasanah KKI Card, Limit hingga Rp 100 Juta

JAKARTA Infoaceh.net – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan BSI Hasanah KKI (Kartu Kredit Indonesia) Card, bertepatan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).

Produk tersebut merupakan kartu pembiayaan syariah pertama di Indonesia yang memanfaatkan jaringan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) serta terintegrasi dengan aplikasi BYOND by BSI sebagai sumber dana untuk transaksi melalui QRIS.

Kehadiran Hasanah KKI Card menjadi bagian dari transformasi digital BSI dalam memperluas penetrasi layanan perbankan ritel sekaligus memberikan alternatif pembiayaan syariah yang praktis, aman, dan sesuai prinsip syariah.

Melalui inovasi tersebut, BSI juga ingin mendorong penguatan kemandirian sistem pembayaran nasional dengan menghadirkan produk yang terkoneksi langsung dengan ekosistem pembayaran digital.

Pada tahap awal, Hasanah KKI Card tersedia dalam bentuk virtual card tanpa kartu fisik. Produk ini diposisikan sebagai kartu kedua bagi nasabah yang sebelumnya telah memiliki BSI Hasanah Card Reguler.

Nasabah dapat mengajukan limit pembiayaan mulai dari Rp4 juta hingga Rp100 juta sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah fasilitas cicilan 0 persen. Fitur tersebut diharapkan dapat membantu nasabah mengatur arus kas secara lebih terencana, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, keperluan usaha maupun kebutuhan mendesak.

Baca Juga:  BSI Percepat KPR Rumah Subsidi untuk ASN Kemenag, Target FLPP 2026 Capai 3.283 Unit

Selain sebagai alat pembiayaan, Hasanah KKI Card juga dapat digunakan sebagai sumber dana untuk transaksi QRIS.

Melalui BYOND by BSI, nasabah dapat mengakses virtual card yang menampilkan nomor kartu dan masa berlaku.

Nasabah juga dapat memantau limit pembiayaan dan tagihan, melihat riwayat transaksi serta memperoleh notifikasi transaksi secara real time.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, mengatakan kehadiran Hasanah KKI Card merupakan upaya BSI menghadirkan solusi pembiayaan dan transaksi yang mudah, aman serta tetap berlandaskan prinsip syariah.

“Melalui Hasanah KKI Card, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan dan transaksi yang aman, mudah dan sesuai syariah. Kartu pembiayaan syariah ini adalah salah satu unique selling BSI yang memiliki kekhasan, hanya bisa digunakan di merchant halal,” ujar Erwan, dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Menurutnya, penetrasi penggunaan BSI Hasanah Card juga terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga Juli 2026, volume transaksi BSI Hasanah Card telah mencapai lebih dari Rp1 triliun, atau tumbuh sekitar 5 persen secara year on year.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Minta Semua Warga Punya Rekening, BSI Siap Layani hingga Pelosok

Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pembiayaan berbasis syariah yang terintegrasi dengan ekosistem digital.

BSI menilai pemanfaatan kartu pembiayaan sebagai sumber dana transaksi QRIS juga berpotensi memberikan dampak lebih luas bagi pelaku usaha. Semakin banyak pilihan sumber dana dalam transaksi digital dinilai dapat membuka peluang peningkatan transaksi bagi merchant sekaligus memperluas aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan demikian, inovasi Hasanah KKI Card tidak hanya diarahkan untuk memberikan kemudahan kepada nasabah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional.

BSI berharap produk tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan finansial dengan pengelolaan arus kas yang lebih terencana, sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi digital dan aktivitas ekonomi nasional.

“Hasanah KKI Card merupakan bagian dari komitmen BSI untuk menghadirkan kemudahan transaksi dan akses pembiayaan syariah bagi masyarakat. Kami berharap produk ini dapat membantu nasabah mengelola kebutuhan finansial secara bijak, menjaga cash flow, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Erwan.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait