Ekonomi

Pengamat Desak Audit Konsesi Tol Cawang-Pluit yang Diberikan Jokowi ke Jusuf Hamka

Infoaceh.net -Perpanjangan konsesi Tol Ruas Cawang-Pluit-Tj. Priok yang diberikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo kepada Jusuf Hamka, dituntut untuk dilakukan audit oleh pemerintah.

Pengamat pemerintahan dari Citra Institute, Efriza memandang, perpanjangan konsesi itu diketahui termasuk yang dipercepat sebelum pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Konsesi yang dipercepat tentu saja dapat menghadirkan beragam pertanyaan publik, dan yang juga penting telah terjadinya keraguan publik atas keseriusan pemerintah dalam mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 12 Juni 2025.

Baca Juga:  BPKS, Bappenas dan ADB Siapkan Proyek Besar Pariwisata Berkelanjutan Sabang

Dia menjelaskan, perpanjangan konsesi itu diberikan Jokowi kepada perusahaan Jusuf Hamka bernama PT Citra Marga Nusaphala (CMN), terjadi pada Juni 2020.

“Audit ini bisa banyak hal yang perlu diungkapkan seperti bagaimana proses dari perpanjangan itu dilakukan ketika sebelum konsesi habis,” tutur Efriza.

“Kemudian, dalam proses itu apakah dilakukan dalam proses yang transparan dengan evaluasi atas pengelolaan tersebut,” sambung dosen pemerintahan UNPAM itu.

Baca Juga:  BSI dan Muhammadiyah Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

Lebih lanjut, Efriza langkah audit pemberian perpanjangan konsesi Tol Jusuf Hamka yang dipercepat Jokowi, merupakan satu langkah yang penting untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Audit adalah bukti keseriusan Pemerintah dalam mengambil alih pengelolaan jalan tol. Dan, yang utama bagaimana penempatan posisi pemerintah dalam keberpihakan terhadap masyarakat, maupun manfaat yang didapatkan oleh negara,” demikian Efriza menambahkan

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait