Nasional

Darah di Jalan Trans Papua, Dua Brimob Gugur Diserang KKB dan Senjata Dirampas

Infoaceh.net –  Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu mengatakan dua personel Brimob, Rabu (13/8), meninggal dunia setelah diserang KKB saat mengamankan pelaksanaan pembangunan jalan Trans Papua ruas Nabire-Paniai.

Kedua anggota Brimob yang tewas berasal dari Batalyon C Nabire, yakni Brigpol Arif Maulana dan Bripda Nelson C. Runaki.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

“Kedua personel Brimob itu gugur dianiaya dan ditembak KKB saat melaksanakan pengamanan pembangunan jalan di Kilometer 126,” kata Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu dihubungi Antara dari Jayapura, Rabu malam.

Baca Juga:  MK Tak Temukan Ijazah Setara SMA Gibran, Tapi Tidak Bisa Dicopot dari Jabatan Wapres

Kapolres Nabire mengaku masih berada di perjalanan usai mendampingi Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare ke tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di TKP, kata AKBP Samuel Tatiratu, Kasat Reskrim Polres Nabire langsung melakukan olah TKP.

Dari keterangan saksi karyawan PT AMP Nabire, insiden berawal saat KKB menyerang Brigpol Arif Maulana dengan alat tajam dan kemudian menembaki Bripda Nelson C. Runaki hingga keduanya gugur.

Baca Juga:  Sanger Day Fest 2026 Berakhir, Kolaborasi 20 Komunitas Kreatif Aceh Jadi Gerakan Baru

KKB juga membawa kabur dua pucuk senjata api laras panjang jenis Ak 47 beserta peluru yang ada di dalam magasen.

“Sedangkan lima orang karyawan selamat setelah sempat mengamankan diri,” kata Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu.

CNNIndonesia.com belum bisa mengklarifikasi peristiwa penyerangan ini kepada pihak KKB.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait