Umum

Mantan Presiden Sri Lanka Ditangkap! Diduga Salahgunakan Dana Negara untuk Wisuda Istri

Infoaceh.net –  Mantan Presiden Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, resmi ditahan oleh Departemen Investigasi Kejahatan (CID) atas dugaan penyalahgunaan dana negara.

Penahanan tersebut terkait kunjungannya ke London pada 2023 untuk menghadiri upacara wisuda istri yang diduga menggunakan anggaran publik alih-alih biaya pribadi.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Dari Kantor CID ke Sidang: Kronologi Penahanan

Wickremesinghe, yang berusia 76 tahun, dipanggil ke kantor CID di Colombo untuk memberikan keterangan.

Namun, setelah pemeriksaan, ia langsung ditahan dan dihadapkan ke pengadilan.

Baca Juga:  Satu Kontainer Alkes Kembali Tiba di RSUD Sabang, Rekanan Tetap Berpedoman pada Inaproc

Hakim kemudian memutuskan agar ia tetap ditahan hingga tanggal 26 Agustus, saat sidang lanjutan akan digelar.

Tuduhan, Pembelaan, dan Gelombang Politik

Menurut penyelidikan, Wickremesinghe menggunakan dana publik untuk menghadiri wisuda istrinya di Universitas Wolverhampton, tanpa adanya urusan resmi pemerintahan di sana.

Dugaan ini diperkuat catatan bahwa perjalanan itu menyusul tur resmi ke Kuba dan AS.

Partai United National Party (UNP), yang dipimpin oleh Wickremesinghe, membantah keras tuduhan tersebut.

Seorang juru bicara menyebut sang mantan presiden sebagai sosok yang telah “menyelamatkan negara pada saat krisis ekonomi” dan menuding penahanan ini bermotif politik.

Baca Juga:  Sampai 31 Oktober Saja, Warga Banda Aceh Bisa Nikmati Diskon PBB hingga 75 Persen

Penangkapan Wickremesinghe menandai pertama kalinya mantan kepala negara Sri Lanka ditahan atas tuduhan korupsi serius.

Langkah ini juga memperkuat citra pemerintahan baru sebagai pihak yang ingin bersih dari korupsi.

Sejumlah tokoh politik dan penduduk antusias mengikuti perkembangan kasus ini, melihat ini sebagai ujian bagi integritas demokrasi Sri Lanka pasca-krisis ekonomi.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait