Banda Aceh, Infoaceh.net — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merekomendasikan Pemerintah Aceh untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah terdampak.
Rekomendasi tersebut diberikan menyusul masih berlangsungnya penanganan darurat serta terbatasnya akses dan ketersediaan logistik di beberapa kabupaten/kota.
Rekomendasi itu tertuang dalam surat Kemendagri bernomor 300.1.7/e.23/BAK tertanggal 7 Januari 2026 yang ditujukan kepada Gubernur Aceh.
Surat rekomendasi ini ditandatangani oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, atas nama Menteri Dalam Negeri, dan menjadi dasar koordinasi lanjutan antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya percepatan penanganan bencana di Aceh.
Dalam surat tersebut, Kemendagri menyebutkan dari 18 kabupaten/kota yang terdampak bencana, terdapat dua daerah yang telah memperpanjang status tanggap darurat, yakni Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Pidie Jaya.
Sementara Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Gayo Lues direncanakan akan segera memperpanjang status tanggap darurat bencana.
Adapun 14 kabupaten/kota lainnya telah menetapkan status transisi dari tanggap darurat ke pemulihan.
Kemendagri menjelaskan, hasil rapat koordinasi antara Kemendagri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemerintah Aceh mengidentifikasi sejumlah kondisi krusial di lapangan.
Salah satunya, masih terisolasinya jalur darat di beberapa wilayah, sehingga distribusi bantuan logistik harus dilakukan melalui jalur udara.
Selain itu, kemampuan sebagian pemerintah kabupaten/kota dalam memproduksi dan memenuhi kebutuhan logistik secara mandiri dinilai masih terbatas.
Kondisi ini berdampak langsung pada minimnya ketersediaan pangan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Penanganan darurat masih diperlukan untuk memastikan pemulihan fungsi pemerintahan serta pelayanan publik dapat berjalan secara cepat dan optimal,” demikian salah satu poin penting dalam surat Kemendagri tersebut dilihat Kamis (8/1).
Berdasarkan pertimbangan tersebut, Kemendagri merekomendasikan agar Pemerintah Aceh memperpanjang status tanggap darurat bencana selama maksimal dua pekan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kemendagri Minta Pemerintah Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana
Artikel Terkait
Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan…
JAKARTA, Infoaceh.net — Presiden RI Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari…
Pemulihan Aceh Kekurangan Anggaran, Wagub: Solusinya Perpanjang Dana…
BATAM, Infoaceh.net — Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah atau Dek Fad mendorong…
Bareskrim Polri Bongkar Praktik Live Streaming Pornografi di TikTok…
JAKARTA, Infoaceh.net – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri…
Dua Hari Tertahan di Aceh Akibat Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan,…
BANDA ACEH, Infoaceh.net — Setelah sempat tertahan selama dua hari akibat gangguan…
Sempat Tertahan di Aceh, 382 Jamaah Umrah Kini Lanjut Perjalanan ke…
BANDA ACEH, Infoaceh.net — Sebanyak 382 jamaah umrah yang sebelumnya terpaksa melakukan…
Tak Bisa Mendarat di Jakarta, 382 Jamaah Umrah Transit Darurat di…
BANDA ACEH, Infoaceh.net — Sebanyak 382 jamaah umrah pengguna maskapai Garuda Indonesia…
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 33…
TANGERANG, Infoaceh.net – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan…
Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid-Musala…
BANDA ACEH, Infoaceh.net -- Kementerian Agama (Kemenag) RI menyalurkan bantuan tahap II…
KH Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031
JOMBANG, Infoaceh.net — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menetapkan KH Abdul…
Ulama Aceh Waled Nu Terpilih Jadi AHWA Muktamar ke-35 NU, Raih 477…
Ulama kharismatik Aceh asal Samalanga, Bireuen, Tgk H Nuruzzahri Yahya atau akrab disapa…
Ketua BRA Bahas Penguatan Perdamaian dan Reintegrasi Aceh dengan…
JAKARTA, Infoaceh.net – Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Jamaluddin SH MKn melakukan…
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menteri Agama
Jakarta, Infoaceh.net -- Kementerian Agama (Kemenag) membantah kabar yang menyebut Menteri…

















