Aceh Tamiang, Infoaceh.net – Suasana berbeda tampak di kompleks hunian sementara (huntara) korban banjir bandang di Desa Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (19/2/2026).
Sejak pagi, puluhan prajurit TNI dari Kodim 0117/Aceh Tamiang berjibaku menyiapkan 2.500 porsi kuah beulangong untuk buka puasa bersama perdana warga terdampak bencana.
Kegiatan dipusatkan di Masjid Darussalam yang berada di kawasan huntara. Personel TNI terlihat membangun tenda, menata peralatan masak, hingga menyiapkan sarana ibadah. Aroma rempah kuah beulangong yang dimasak dalam kuali besar dengan kayu bakar mulai tercium sejak siang hari.
Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, mengatakan pihaknya memasak sekitar 180 kilogram daging untuk memenuhi kebutuhan ribuan warga yang akan berbuka bersama.
“Kami menyiapkan kuah beulangong untuk kurang lebih 2.500 orang yang berkumpul di Masjid Darussalam kompleks huntara ini,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Menurutnya, buka puasa bersama tersebut juga dirangkai dengan rencana kunjungan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang dijadwalkan berbuka puasa bersama warga di lokasi yang sama. Kodim, kata dia, ikut membantu seluruh persiapan agar kegiatan berjalan lancar.
Kuah beulangong dipilih bukan sekadar menu berbuka. Masakan khas Aceh berbahan dasar daging dan nangka muda ini dikenal sebagai simbol kebersamaan karena biasanya dimasak secara gotong royong untuk hajatan besar.
Sekitar 40 personel TNI dibagi dalam beberapa tim, mulai dari tim dapur hingga penataan lokasi. Jamuan ini diperuntukkan bagi sekitar 600 kepala keluarga di kompleks huntara serta masyarakat sekitar.
Sahrul, salah seorang warga, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan. “Kami merasa tidak sendiri. Kehadiran TNI memberi semangat bagi kami menjalani Ramadan meski masih di huntara,” katanya.
Momentum buka puasa ini menjadi penguat silaturahmi antara TNI, pemerintah, dan warga yang tengah bangkit dari musibah.


















