Pendidikan

Prof Inayatillah dan Prof Saifullah Daftar Calon Rektor UIN Ar-Raniry

Banda Aceh, Infoaceh.net – Proses penjaringan calon Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2026–2030 kian menghangat. Sejumlah nama mulai bermunculan, termasuk dua figur akademisi senior, yakni Prof Dr Inayatillah MAg dan Prof Dr Saifullah SAg MAg, yang resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor.

Kehadiran keduanya menambah dinamika kontestasi menuju kursi pimpinan tertinggi kampus Islam negeri tersebut, sekaligus memperlihatkan semakin terbukanya ruang kompetisi berbasis kapasitas akademik dan pengalaman kepemimpinan.

Prof Inayatillah secara resmi menyerahkan berkas pencalonan di Biro Rektor UIN Ar-Raniry pada Senin, 30 Maret 2026.

Sebelum penyerahan dokumen fisik, timnya telah memastikan seluruh persyaratan administrasi diunggah melalui sistem daring berbasis Google Form yang disediakan panitia penjaringan.

Ketua Panitia Penjaringan, Prof Khairuddin menerima langsung berkas tersebut. Dengan demikian, Prof Inayatillah sah menjadi salah satu kandidat dalam proses seleksi rektor periode mendatang.

Prof Inayatillah merupakan alumnus Bahasa Arab IAIN Ar-Raniry, melanjutkan studi magister di kampus yang sama, dan meraih gelar doktor dari Universiti Malaya.

Ia juga dikenal memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat, di antaranya pernah menjabat sebagai Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh periode 2019–2023.

Baca Juga:  50 Mahasiswa Baru Diterima, FK UIN Ar-Raniry Siapkan Dokter Berkarakter Islami dan Berempati

Kehadirannya dalam bursa calon rektor dinilai menjadi simbol penting keterwakilan perempuan dalam kepemimpinan perguruan tinggi Islam.

Selain sebagai Guru Besar di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, langkahnya juga dianggap membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk tampil sebagai pemimpin berbasis kompetensi.

Sementara itu, Prof Dr Saifullah lebih dulu mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor pada Jumat, 27 Maret 2026.

Ia menyampaikan bahwa seluruh tahapan administrasi, termasuk pendaftaran secara daring, telah dipenuhi sesuai ketentuan panitia.

“Berkas lengkap sudah kami serahkan kepada panitia sebagai bagian dari tahapan pencalonan rektor UIN Ar-Raniry,” ujar Prof Saifullah yang merupakan mantan Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry.

Penyerahan berkas tersebut turut didampingi sejumlah tokoh akademik, di antaranya mantan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin, serta beberapa akademisi lain seperti Saifuddin Sa’dan, Masbur, Fuad Ramli, dan Fachri Umar.

Prof Saifullah merupakan alumnus program doktor dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan menjadi pendaftar kedua dalam proses penjaringan kali ini.

Baca Juga:  Inovasi Smart Room Berbasis IoT Antar Tim EduSecure MTsN 1 Banda Aceh Masuk Finalis OPSI Nasional 2026

Selain dua nama tersebut, panitia juga mencatat satu kandidat lain yang telah lebih dahulu mendaftar, yakni Prof Muhammad Siddiq Armia MH PhD yang tercatat sebagai pendaftar pertama sejak 2 Maret 2026.

Tahapan penjaringan bakal calon rektor UIN Ar-Raniry telah dimulai sejak 14 Maret dan akan berlangsung hingga 1 April 2026. Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi administrasi pada 2–9 April 2026.

Hasil verifikasi akan diumumkan pada 10–15 April 2026, sekaligus menjadi masa perbaikan berkas bagi para kandidat.

Adapun penetapan bakal calon rektor dijadwalkan pada 16 April 2026.

Setelah tahapan tersebut, seluruh dokumen bakal calon akan diserahkan kepada rektor untuk diteruskan ke senat universitas guna menjalani proses selanjutnya sesuai mekanisme yang berlaku.

Dengan bertambahnya kandidat, termasuk figur perempuan seperti Prof Inayatillah, kontestasi pemilihan Rektor UIN Ar-Raniry periode 2026–2030 diprediksi akan berlangsung semakin kompetitif, sekaligus menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan masa depan kampus ke depan.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait