Ekonomi

Pascabencana, Bank Aceh Cetak Performa Positif Triwulan I 2026: Aset Capai Rp29,89 Triliun

Banda Aceh, Infoaceh.net — ​Bank Aceh Syariah menunjukkan resiliensi luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama yang berakhir pada 31 Maret 2026, Bank Aceh berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja di tengah tantangan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh akhir November 2025 lalu.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Total Aset Bank Aceh kini mencapai Rp29,89 triliun, meningkat 2,19% dibandingkan posisi Maret 2025 yang sebesar Rp29,25 triliun.

Baca Juga:  Transaksi Pakai Action Mobile di SYAFIF, Nasabah Bank Aceh Berpeluang Raih Hadiah Rp3 Juta

Peningkatan aset ini mencerminkan pengelolaan portofolio yang sehat serta kepercayaan nasabah yang tetap terjaga.

Dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp25,17 triliun, tumbuh 2,47% secara tahunan (year-on-year).

Angka ini menunjukkan, Bank Aceh tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengelola simpanan mereka, yang menjadi modal penting bagi bank untuk terus berekspansi.

Sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Bank Aceh juga mengakselerasi penyaluran pembiayaan yang tumbuh 3,14% menjadi Rp21,20 triliun.

Baca Juga:  Mahasiswa UTU Kini Bisa Bayar SPP Mudah Lewat Action Mobile Bank Aceh

Fokus pembiayaan ini diarahkan pada sektor-sektor produktif untuk membantu para pelaku usaha bangkit dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat pasca tantangan alam di tahun sebelumnya.

​Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, dalam keterangannya Ahad malam (12/4/2026) menyatakan capaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif.

“Kami tidak hanya mengejar angka, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah pembiayaan yang disalurkan memiliki dampak nyata bagi pemulihan ekonomi masyarakat Aceh,” ungkapnya.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait